ENERGI NUKLIR DAN ENERGI MATAHARI

3 views

Bila paling la­ma empat abad lagi batu bara habis dan paling lama satu ?ad lagi minyak bumi habis, satu-satunya alter­natif adalah energi nuklir untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Energi Nuklir diperoleh berdasarkan musnahnya massa menurut rumus Einstein E = mc2 dengan m ialah massa yang musnah dan c kecepatan cahaya da­lam ruang hampa. Musnahnya massa dapat dicapai dengan pembelahan (fisi) inti besar seperti uranium-235 atau berpadunya (fusi) dua inti seperti deuterium yang berpadu menjadi inti helium.

Proses pembelahan mempunyai kelemahan, yakni masalah limbah radioaktif yang dihasilkan. Proses perpaduan yang berlangsung serta merta pada suhu tinggi (sejuta derajat) itu belum dapat dikendalikan secara aman dan ekonomis. Lihat lebih lanjut Bom.

Energi Matahari dalam jumlah besar menjatuhi bu­mi secara terus-menerus. Namun energi itu terham­bur oleh atmosfer sehingga energi per satuan luas per­mukaan bumi sangat rendah. Sebagai gambaran: un­tuk memperoleh energi sebesar yang dihasilkan sebuah PLTA kecil, perlu ditangkap seluruh cahaya matahari yang menjatuhi permukaan bumi seluas beberapa kilomeier persegi. Biaya dan kerumitan instalasi me­mustahilkan penangkapan cahaya semacam ini.

Di masa depan diharapkan bahwa cahaya ini da­pat ditangkap oleh satelit lalu diteruskan ke bebera­pa stasiun kecil pada permukaan bumi. Teknologinya telah dikuasai manusia, hanya beberapa masalah (tek­nis, politis, ekonomi) masih perlu dipecahkan. Pe nangkapan dan pemanfaatan energi matahari boleh dikatakan tidak disertai pencemaran lingkungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *