Advertisement

Manfaat Filsafat ilmu dalam memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu sejarah dengan memberikan pijakan yang kuat bagi perkembangannya. Untuk dapat memberikan kontribusi yang optimal kepada bangsa. Maka ilmu sejarah memperdalam dan memperluas kajiannya, yang dipandang paling tepat adalah kajian dengan menggunakan pendekatan interdisipliner dalam arti ilmu-ilmu sosial. Inibukan berarti harus meninggalkan metodologi sejarah, akan tetapi untuk memperkaya khasanah kajian sejarah. Sejarah terbukti memiliki kadar ilmiah yang sejajar dengan ilmu-ilmu lain, sehingga harus diberikan ena itu penghargaan terhadap Hmu sejarah tidak boleh kurang dari ilmu-ilmu lain. Apalagi kalau diingat manfaat yang dapat diambil dari sejarah. Terutama bagi generasi muda sebagai generasi pelanjut dan penerus cita-cita perjuangan bangsa. Sejarah adalah proses kehidupan dan membuang segala hubungan mekanis antar peristiwa. Kesatuan ilmu-ilmu pengetahuan tentang hidup terletak dalam sistem dinamis. Apa yang mematri ilmu-ilmu kemanusiaan atau ilmu-ilmu pengetahuan tentang hidup menjadi satu bukanlah penyebaban mekanis, melainkan penyebaban dinamis dimana nilai-nilai diciptakan serta tujuan akhir dikemukakan. Relativitas nilai hanya merupakan titik balik dari kebebasan kreativitas setiap orang. Jadi, tidak terdapat tema yang langgeng dan mapan yang digunakan oleh para sejarawan untuk menilai macam-macam peristiwa dan situasinya. Bila seorang sejarawan berdiri di tengah-tengah reruntuhan dan memandangnya sebagai peninggalan masa lampau, sejarawan tersebut mengenal dan mengetahui person-person dan segala perbuatannya seakan-akan bermunculan dalam benaknya dengan segala corak dan warnanya sendiri yang khas. Sejarawan itu kemudian “Mengaktifkan kembali” segala peristiwa yang ada dengan bantuan data yang terdapat di dalam reruntuhan tersebut (bandingkan dengan pemugaran candi Prambanan atau candi Borobudur).

Karya semacam itulah yang saling berkaitan dan .berhubungan antara filsafat ilmu dengan ilmu sejarah ditinjau dari metode hermeneutik. Sebagai salah satu metode d alam filsafat. Bagaimana cara kita dalam mengkaji dan mengetahui seberapa luas filsafat atau ilmu yang obyeknya adalah ilmu pengetahuan itu sendiri. Hal tersebut bukan sekedar metode au metodologi penelitian dan tata cara penulisan naskah ilmiah. Filsafat ilmu menunjukkan tiang-tiang penyangga bagi ekstensi ilmu, yaitu ontologi yang menerangkan apa hakekat ilmu itu; epistemologi yang menerangkan bagaimana cara dan sarana yang dapat dipergunakan untuk memperoleh pengetahuan (knowledge), dan aksiologi yang menerangkan ukuran nilai, kemana pengetahuan itu akan kita-kembangkan.

Advertisement

Incoming search terms:

  • pengertian esensi
  • pengertian esensi dalam filsafat
  • esensi filsafat ilmu
  • esensi sejarah
  • esensi dari filsafat ilmu
  • esensi filsafat
  • pengertian esensi dalam filsafat ilmu
  • jelaskan esensi filsafat ilmu
  • esensi filsafat adalah
  • esensi dalam filsafat ilmu

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian esensi
  • pengertian esensi dalam filsafat
  • esensi filsafat ilmu
  • esensi sejarah
  • esensi dari filsafat ilmu
  • esensi filsafat
  • pengertian esensi dalam filsafat ilmu
  • jelaskan esensi filsafat ilmu
  • esensi filsafat adalah
  • esensi dalam filsafat ilmu