Advertisement

Interpretasi teoritis atas biologi merupakan materi pokok Filsafat Biologi. Dalam Filsafat Biologi terdapat tiga interpetasi dasar mengenai fenomena biologis: Reduksionisme, Vitalisme, dan Biologi Organismik.

1. Reduksionisme, atau pandangan bahwa fenomena biologis dapat secara memadai diperlakukan semata-mata dalam kategori- kategori Kimia dan Fisika mempunyai penganut-penganut yang merupakan pemeluk Materialisme atau Mekanisme.

Advertisement

2. Vitalisme adalah doktrin bahwa di dalam bentuk-bentuk organik terdapat suatu kekuatan vital pengendali yang tidak dapat di- reduksikan kepada interpretasi fisikokimiawi. Wakil pandangan ini adalah Hans Driesch. Ia menggunakan istilah Aristoteles enttlechy sebagai nama untuk kekuatan yang beroperasi dalam kehidupan di dalam kehidupan organik itu. Para pengikut Vitalisme mengklaim Aristoteles sebagai milik mereka saja. Akan tetapi pandangan Aristoteles rupa-rupanya cocok, tidak saja dengan Vitalisme, melainkan dengan pandangan Organismik juga.

3. Biologi Organismik menolak baik Reduksionisme maupun Vitalisme. Menurut pandangan ini, tindakan-tindakan seluruh organisme tidak dapat dimengerti sebagai semata-mata jumlah tindakan bagian-bagiannya.

Incoming search terms:

  • filsafat biologi
  • filsafat biologi adalah
  • arti filsafat dalam biologi
  • interpretasi dalam biologi adalah
  • pengertian filsafat biologi
  • pengertian interpretasi dalam biologi

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • filsafat biologi
  • filsafat biologi adalah
  • arti filsafat dalam biologi
  • interpretasi dalam biologi adalah
  • pengertian filsafat biologi
  • pengertian interpretasi dalam biologi