Advertisement

Dalam organisasi usia yang lebih formal, kedua para anggotanya melewati secara bersama golongan-golongan umur mereka, hampir mirip dengan anak-anak di sekolah.  Setiap masyarakat memiliki, sampai batas-batas tertentu, dua unsur organisasi usia. Yaitu usia itu sendiri dan prinsip-prinsip yang mengatur senioritas dalam tiap keluarga, seperti urutan kelahiran dalam sistem kekerabatan dan perbedaan generasi. Dalam kebanyakan masyarakat pra-industri, posisi atau urutan dalam keluarga menentukan status, dan usia hanya menjadi faktor penentu manakala terdapat perbedaan usia yang cukup jauh. Akan tetapi, di wilayah-wilayah tertentu, khususnya di antara para lelaki di Afrika Timur, usia merupakan prinsip pokok dalam organisasi sosial. Seseorang mulai diakui beranjak sebagai remaja akil-balik setelah diinisiasi secara bersama untuk memasuki era kedewasaan dan sama-sama dipersatukan oleh ikatan itu sepanjang sisa usia mereka. Karena jenjang usia diatur oleh kendali di luar keluarga, maka hal ini mencegah persaingan yang mungkin timbul antara para lelaki dalam satu keluarga. Terlepas dari hal itu, ketidak-sesuaian antara usia dan senioritas generasi juga penting dan menjadi sumber petunjuk penting untuk menggali organisasi usia dalam konteks sosial yang lebih luas; dalam kasus ekstrim hal ini semestinya digambarkan secara lebih akurat sebagai sistem generasional ketimbang sistem usia. Dengan kalimat lain, organisasi usia hants dipandang sebagai semacam kaidah yang dengan suatu cara membentuk anomali- anomali yang membalikkan sistem kekerabatan. Tidak ada organisasi usia yang bisa dipelajari secara memuaskan jika dipisahkan dari konteks sosialnya yang lebih luas, sehingga banyak pemakai sistem analisis semacam itu, yang secara tersirat mengatakan bahwa sifat sistem itu adalah mandiri dan jelas dengan sendirinya, ternyata tidak mampu menjelaskan banyak, sementara mereka yang berusaha untuk mencari kaitan-kaitan dari sistem usia tersebut tidak bisa tidak akan memperluas ruang lingkup analisanya. Dalam analisis organisasi-organisasi usia golongan-umur (age set) atau kadang-kadang disebut kelompok-umur atau dalam bahasa Perancis clasee d’age sering dipakai untuk mengacu kepada semua orang yang melewati masa inisasi sebagai pemuda selama jangka waktu tertentu, dan sebagai sebuah kelompok mereka menghadapi hambatan-hambatan dan harapan- harapan yang sama selama sisa umur mereka: dan tingkat usia (age-grade) yang mengacu kepada semacam status yang dilewati oleh semua individu pada rentang waktu tertentu dalam kehidupannya kecuali bagi mereka yang mati lebih awal. Masing-masing hal ini dilembagakan dan diatur pemerintah melalui perangkat aturan resmi. Orang- orang Nuer di Sudan Selatan memiliki golongan-golongan umur untuk menentukan inisiasi anak- anak, tapi setelah masa itu mereka C-dak membuat penggolongan umur lagi. Dalam masvarakat Barat, ada tingkat usia yang dikaitkan dengan masa kanak-kanak, sekolah, kedewasaan dan pensiun, tapi (kecuali di sekolah ticak ada golongan-umur; anggota masyarakat melewati masa-masa kehidupan mereka sebaga: individu atau secara perorangan.Dengan memakai perumpamaan anak tangga untuk sistem stratifikasi usia itu, masing-masing anak tangga [eselon) mewakili satu golongan umur, dam anak tangga berikutnya dimasuki secara berombongan. di mana anak-anak menaiki anak tangga pertama lewat inisiasi. Upacara ini mengandung siklus promosi yang teratur di mana setiap siklus membentuk sebuah kelompok umur baru di anak tangga terbawah. Contoh sistem sekolah kita, di mana penggolongan dilakukan berdasarkan usia dan setiap tahun terjadi promosi masai, memang tidak benar-benar cocok, dan sekolah secara sengaja diciptakan untuk memenuhi suatu maksud. Dalam organisasi usia hal itu meliputi keseluruhan hidup orang dewasa. Upacaranya lebih kompleks dan rentang yang persis dari siklus berkalanya kurang dapat diramalkan. Perubahan terus-menerus dalam konfigurasi peran terjadi pada setiap anggota di masing-masing kelompok umur sejak mereka menjadi dewasa dan menaiki jenjang berikutnya. Rentangnya pun cenderung tidak sama, karena ada ketumpang-tindihan antar-kelompok yang berdekatan dan kadang-kadang ada ruang kosong yakni tingkat usia yang tidak ada anggotanya. Tetapi perubahan-perubahan dalam konfigurasi semacam ini masih bisa diramalkan, dan pada satu siklus berikutnya akan terlihat ketumpang-tindihan dan ruang kosong di anak-tangga yang sama, kendati sementara itu masing-masing kelompok umur menaiki anak tangga yang sebelumnya diduduki golongan di atasnya. Para ahli antropologi yang lazimnya hanya melihat sistem itu dalam satu fase siklus, yang rentangnya kira-kira lima belas tahun atau lebih pada sebagian masyarakat, harus menggunakan bukti-bukti lidak langsung untuk menampilkan lengkap, namun adanya keteraruran-keteraturan seperti tadi yakni masing-masing fase bisa diramalkan jelas mengisyaratkan bahwa sistem ini memiliki logika dan mekanisme umpan-baliknya sendiri.

Sistem-sistem usia yang bersifat formal menyebar Afrika. Penghargaan yang tinggi diberikan terhadap orang yang lebih tua dalam masalah-masalah tradisi dan umumnya tingkat lebih tinggi daripada belahan dunia lain. Orang-orang yang lebih tua adalah penganut poligini dan akibatnya mereka yang lebih muda sering menghadapi perpanjangan masa muda. Adanya organisasi usia cenderung menciptakan keseimbangan kekuatan antara orang dewasa dan pemuda yang telah mencapai kematangan fisik; karena yang lebih tua lebih berpengalaman dan lebih luas pengaruhnya, maka aset-aset pokok mereka biasanya tetap dipertahankan dan tidak dialihan atau digantikan. Hal ini acapkali dipandang sebagai keseimbangan antara alam dan budaya, dan ini tercermin dalam sebagian besar simbol-simbol berkenaan dengan organisasi usia yang kerap menekankan lebih rendahnya derajat mereka yang muda dan menonjolkan penghormatan kepada yang lebih tua. Inisiasi, seperti upacara sunat, menjadi penting sebagai langkah utama dalam membudayakan proses yang diatur oleh para tetua itu. Merekalah yang mengatur laju perkembangan yang lebih muda. seperti kapan mereka harus menikah, dan hak-hak apa yang bisa mereka nikmati. Tidak seperti persaingan antara lelaki dan wanita yang sudah dibahas panjang lebar, di antara pemuda dan orang yang lebih tua terjadi pergeseran terus- menerus dan dinamis, dan para pemuda memiliki kepentingan jangka panjang akan status-quo yang tidak dimiliki oleh para wanita dalam masyarakat yang didominasi kaum pria. Yang dipersoalkan bukan bisa-tidaknya mereka mengambil-alih posisi yang lebih tua, melainkan kapan dan dengan cara seperti apa. Mereka harus memberanikan diri menunjukkan kegagahan mereka, namun mereka juga harus menjaga jangan sampai secara terang-terangan merusak sistem, sehingga melemahkan sistem gerontokrasi itu dan merusak reputasi mereka sendiri manakala mereka menjadi orang yang lebih tua kelak. Di alam binatang, si jantan yang paling kuat fisiknya akan menguasai betina-betina yang ada di kumpulan itu. Dalam budaya gerontokratik ada semacam pergantian pada lelaki-lelaki yang sudah habis kekuatan fisiknya. Mereka penganut poligami, sehingga para pemuda harus menunggu dalam masa bujangannya. Organisasi usia, yang kerap bertumpu pada ritual dan nilai-nilai moral, menciptakan suatu sistem di mana orang yang lebih tua harus memegang kontrol, dan hal tersebut memang harus dilakukan kalau mereka ingin mempertahankan posisi dan segenap keistimewaannya.

Advertisement

Incoming search terms:

  • pengertian tingkat usia
  • jelaskan hubungan antara tingkat kedewasaan dengan umur seseorang
  • tingkatan umur dan artinya
  • penjelasan hubungan antara tingkat dewasa dengan umur seseorang
  • penggolongan kedewasaan berdasarkan usia
  • makalah antropobiologi tentang masa kedewasaan
  • keterkaitan kedewasaan dan usia tua
  • Kekerabatan kelompok umur adalah ?
  • hubungan antara tingkat kedewasaan seseorang dengan umur seseorang
  • contoh kedewasaan di usia muda

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian tingkat usia
  • jelaskan hubungan antara tingkat kedewasaan dengan umur seseorang
  • tingkatan umur dan artinya
  • penjelasan hubungan antara tingkat dewasa dengan umur seseorang
  • penggolongan kedewasaan berdasarkan usia
  • makalah antropobiologi tentang masa kedewasaan
  • keterkaitan kedewasaan dan usia tua
  • Kekerabatan kelompok umur adalah ?
  • hubungan antara tingkat kedewasaan seseorang dengan umur seseorang
  • contoh kedewasaan di usia muda