INTERELASI DI ANTARA CIRI-CIRI KEPEMIMPINAN

50 views

Keempat dari ciri kepemimpinan ditujukan kepada efektifitas dari kelompok yang satu sama lain saling bergantung. Contohnya rendahnya harga rata-rata dari pelanggaran militer tidak hanya menunjukkan disiplin yang baik, tetapi juga pada moral yang tinggi dan esprit de corps yang tinggi. Karena itu, dalam diskusi selanjutnya harus diketahui bahwa beberapa faktor ternyata mempunyai efek lebih dari satu ciri tersebut di atas. Walaupun disiplin, esprit de corps, dan kecakapan tergantung kepada tingkat moral yang berlaku, tetapi keempatnya sama pentingnya. Ketiganya bergantung kepada moral karena merupakan keseluruhan jumlah dari sikap individu. Dapat dikatakan bahwa moral merupakan tanah yang subur di mana benih-benih disiplin, esprit de corps, dan kecakapan ditaburkan, sehingga kalau anda pada permulaannya berjuang untuk suatu moral, usaha anda harus anda arahkan langsung kepada pembangunan keempat ciri-ciri kepemimpinan tersebut kepada tingkat tertentu. Tidak adanya satu dari keempat ciri-ciri tersebut, akan berakibat merugikan atau akan merusak yang lainnya.

Moral

  1. Moral dapat didefinisikan sebagai keadaan jiwa perseorangan. Hal ini tergantung kepada sikapnya terhadap semua hal yang mempeng-aruhinya seperti teman-temanya, komandannya, kehidupan militer secara umum, dan hal-hal lain yang penting baginya. Moral berhubungan erat dengan pemuasan kebutuhan dasar manusia yang paling utama. Kalau latihan, pengaturan, dan usaha dari satu

kesatuan diarahkan sedemikian rupa untuk membantu kepuasan kebutuhan dasar dari manusia, maka sikap yang baik akan berkembang. Moral yang tinggi merupakan jiwa yang tinggi, yang akan memberikan kepada prajurit suatu kepercayaan dan keadaan yang menyenangkan dan membuatnya mampu menghadapi kesulitan dengan keberanian, ketabahan, dan kepastian, b. Evaluasi dari moral adalah:

  1. Keadaan moral tidak selalu sama, dapat dikatakan selalu berubah- ubah. Keadaan moral anggota kesatuan anda merupakan indeks yang penting bagi kemampuan kepemimpinan anda. Anda dapat mengukur moral melalui observasi terhadap anak buah anda di dalam kehidupan sehari-hari, yaitu dengan mengadakan inspeksi, interview formal atau informal serta mengevaluasi laporan-laporan operasional.

Beberapa hal khusus yang harus diperhatikan:

  1. Penampilan (appearance);
  2. Tabiat/sikap pribadi;
  3. Norma dari kehormatan militer;
  4. Kesehatan pribadi;
  5. Penggunaan fasilitas untuk rekreasi;
  6. Pertengkaran yang terus-menerus;
  7. Desas-desus yang tidak dapat dipertanggungjawabkan;
  8. Keadaan asrama dan perumahan;
  9. Pemeliharaan alat-alat;
  10. Respon terhadap perintah dan peraturan; k. Kecakapan bekerja;
  11. Motivasi selama latihan.
  12. Laporan administratif mengenai status kepegawaian, jika dinilai dengan seksama, dapat membantu mengukur moral. Laporan yang berharga, khususnya mengenai:
  13. penahanan militer atau sipil;
  14. kerusakan atau kehilangan alat-alat karena kecerobohan;
  15. persoalan keluarga;
  16. hutang-piutang;
  17. pura-pura sakit;
  18. anak buah tidak hadir tanpa izin dan pelarian militer;
  19. permintaan untuk dipindahkan;
  20. menodai diri sendiri;
  21. sering cuti sakit; j. prajurit tersasar;

k. pendaftaran kembali pada kesatuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *