Advertisement

Meskipun polutan udara yang telah diielaskan pada bab-bab sebelumnya berbentuk gas, tetapi ada polutan udara yang berbentuk partikel-partikel kecil padatan dan droplet cairan yang terdapat dalam jumlah tinggi di udara. Polusi udara karena partikel-partikel tersebut merupakan masalah lingkungan yang perlu mendapat perhatian, terutama di daerah perkotaan. Berbagai jenis polutan partikel dan bentuk-bentuknya yang terdapat melayang di udara dapat dilihat pada Tabel 14.1.

Karena bany akny a j enis partikel masing-masing dengan sifat kimia yang berbeda, maka sifat-sifat kimianya tidak akan dijelaskan masing-masing di dalam buku ini. Sifat fisik partikel yang penting adalah ukurannya, yang berkisar antara diameter 0.0002 mikron sampai sekitar 500 mikron. Pada kisaran tersebut partikel mempunyai umur dalam bentuk tersuspensi di udara antara beberapa detik sampai beberapa bulan. Umur partikel tersebut dipengaruhi oleh kecepatan pengendapan yang ditentukan dari ukuran dan densitas partikel serta aliran (turbulensi) udara. Gambar 14.1 menunjukkan hubungan antara velositas pengendapan dengan ukuran partikel jika diasumsi densitasnya sama. Velositas tersebut diukur dalam udara yang tidak bergerak. Dari gambar tersebut terlihat bahwa partikel yang mempunyai diameter 0.1 mikron akan mengendap dengan velositas 8 x 10~5 cm/detik, sedangkan yang mempunyai diameter 1000 mikron akan mengendap dengan velositas 390 cm/detik. Jadi kenaikan diameter sebanyak 10000 kali akan mengakibatkan kecepatan pengendapan enam juta kalinya. Partikel yang berukuran lebih besar dari 2-40 mikron (tergantung dari densitasnya) tidak bertahan terns di udara, melainkan akan mengendap. Partikel yang tersuspensi secara permanen di udara juga mempunyai kecepatan pengendapan, tetapi partikel-partikel ini tetap terdapat di udara karena gerakan udara.

Advertisement

Sifat partikel lainnya yang penting adalah kemampuannya sebagai tempat adsorbsi (sorbsi secara fisik) atau kimisorbsi (sorbsi disertai dengan interaksi kimia). Sifat ini merupakan fungsi dari luas permukaan yang pada umumnya luas untuk kebanyakan partikel. Jika molekul yang tersorbsi tersebut larut di dalam partikel, maka keadaannya disebut absorbsi. J enis sorbsi tersebut sangat menentukan tingkat bahaya dari partikel.

Sifat partikel lainnya adalah sifat optiknya. Partikel yang mempunyai diameter kurang dari 0.1 mikron berukuran sedemikian kecilnya dibandingkan dengan panjang gelombang sinar, sehingga partikel-partikel tersebut mempengaruhi sinar seperti halnya molekul-molekul dan menyebabkan refraksi. Partikel yang berukuranjauhlebihbesardari 1 mikron jauhlebihbesar daripada panjang gelombang sinar tampak dan merupakan objek makroskopik yang menyebarkan sinar sesuai dengan penampang melintang partikel tersebut. Sifat optik ini penting dalam menentukan pengaruh partikel atmosfer terhadap radiasi dan visibilitas solar energi.

Incoming search terms:

  • sifat sifat partikel
  • pengertian sifat partikel
  • Sifat partikel

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • sifat sifat partikel
  • pengertian sifat partikel
  • Sifat partikel