Advertisement

1. Konsep ilmiah informasi tidak begitu memperhitungkan arti (makna) pesan-pesan tetapi lebih berurusan dengan aspek-aspek kuantitatif pesan-pesan. Maka konsep ukuran informasi diperkenalkan. Konsep ukuran informasi didefinisikan sebagai suatu kuantitas yang berbanding terbalik dengan derajat/tingkat probabilitas peristiwa yang tersebut dalam pesan. Semakin probabel peristiwa itu semakin kurang jumlah informasi yang dibawa dalam sebuah pesan mengenai kejadiannya, dan sebaliknya.

2. Perkembangan konsep ilmiah informasi telah menyingkapkan aspek baru dari kesatuan dunia material. Ini juga memungkinkan suatu pendekatan seragam terhadap banyak proses sebelumnya diduga tidak mempunyai sesuatu apa pun yang sama. Misalnya transmisi/pengiriman pesan melalui saluran- saluran komunikasi teknis, pemfungsian sistem saraf, operasi- operasi komputer, pelbagai proses pengiriman, penyimpanan dan pemrosesan informasi. Di sini konsep informasi telah memainkan peranan serupa dengan peranan konsep energi dalam fisika, yakni menyediakan suatu kesempatan untuk menggambarkan pelbagai ragam proses-proses fisis berdasarkan sudut pandangan yang sama.

Advertisement

3. Teori informasi bertalian erat juga dengan refleksi. Jikalau terjadi perubahan dalam objek yang merefleksikan (mencerminkan) dampak objek lain, seseorang dapat mengatakan bahwa objek pertama menjadi pembawa informasi untuk objek kedua. Dalam sistem-sistem sibernetis perubahan-perubahan dalam objek (B) yang disebabkan oleh pengaruh objek lain (A) bukan hanya merupakan karakteristik B, melainkan menjadi faktor yang memfungsikan sistem sibernetis itu justru sebagai pembawa informasi bagi A.

4. Informasi relatif beralih dari informasi potential sebagaimana ia tampak dalam sistem-sistem kibemetis (sistem-sistem alam inorganis yang tidak berhubungan dengan kontrol) menuju informal aktual. Informasi aktual adalah refleksi aktif. Berdasarkan sudut pandangan ini, otak manusia merupakan suatu sistem sibernetis yang amat rumit yang menyimpan dan memproses informasi aktual relatif yang datang dari luar. Kemampuan otak untuk merefleksikan dan memahami dunia luar dipandang sebagai suatu sambungan dalam perkembangan dan pemrosesan informasi.

Incoming search terms:

  • pengertian konsep ilmiah
  • apa yg di maksut dengan perubahan konsep ilmia

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian konsep ilmiah
  • apa yg di maksut dengan perubahan konsep ilmia