Advertisement

Ozon dan PAN merupakan polutan sekunder, oleh karena itu kontrol terhadap polutan tersebut tergantung dari kontrol terhadap prekursor primer, yaitu hidrokarbon dan nitrogen okside. Karena kontrol terhadap N02 telah dibahas pada Bab 11, maka pada bab ini hanya akan dibahas kontrol terhadap hidrokarbon.

Ada empat macam teknik yang telah digunakan untuk mengontrol emisi hidrokarbon dari sumbernya, yaitu insinerasi, adsorb si, absorbsi dan kondensasi. Dua macam alat insinerasi telah digunakan, yang pertama menggunakan api untuk oksidasi lengkap hidrokarbon menjadi C02 dan air, di mana efisiensi penghilangan hidrokarbon sangat tinggi. Alat yang kedua menggunakan katalis sehingga oksidasi hidrokarbon lengkap dapat terjadi pada suhu lebih rendah daripada dalam alat pertama. Tetapi masalah yang dihadapi adalah kemungkinan terjadinya keracunan katalis.

Advertisement

Pada metode adsorbsi, gas-gas buangan dilalukan pada bed yang terdiri dari adsorber granular terbat dari karbon aktif. Uap hidrokarbon diadsorbsi pada perpukaan karbon dan tetap tinggal pada karbon tersebut sampai kemudian dihilangkan dengan cara melewatkan uap melalui sistem tersebut. Uap dan hidrokarbon kemudian dikondensasi menjadi cairan dan hidrokarbon dapat diperoleh kembali untuk penggunaan selanjutnya.

Pada metode absorbsi, caranya hampir sama dengan metode adsorbsi, hanya bedanya gas-gas buangan mengalami kontak dengan cairan di mana hidrokarbon akan larut atau tersuspensi. Kontak antara gas-gas buangan dengan cairan absorbsi biasanya terjadi di dalam kolom atau menara yang tinggi.

Metode kondensasi dilakukan berdasarkan kenyataan bahwa pada suhu yang cukup rendah gas hidrokarbon akan mengalami kondensasi menjadi cairan. Jadi gas-gas buangan dilalukan melewati permukaan bersuhu rendah, dan cairan hidrokarbon yang terkondensasi tetap tertinggal dan dapat dikumpulkan.

Kontrol emisi hidrokarbon dari kendaraan bermotor lebih kompleks, karena masalahnya bukan saja berasal dari buangan hidrokarbon tetapi juga penguapan hidrokarbon. Kontrol tersebut terdiri dari sistem kolektor yang mentranspor uap bahan bakar dari tangki bahan bakar dan karburator ke suatu wadah berisi karbon aktif. Pada sistem ini uap yang terkumpul dapat dikembalikan ke sistem induksi bahan bakar dan dibakar di dalam mesin.

Masalah pembersihan hidrokarbon yang belum terbakar dari saluran pembuangan hampir sama dengan yang dilakukan terhadap NOx dan CO karena ketiga polutan tersebut terjadi bersamaan di dalam saluran pembuangan. Metode yang dilakukan terhadap CO dapat digunakan untuk hidrokarbon karena C02 merupakan produk akhir yang diinginkan dari pembakaran CO dan hidrokarbon. Reaksinya adalah sebagai berikut:

pembakaran

Hidrokarbon       > C02 + H20

pembakaran CO               > C02

Usaha masih terus dilakukan untuk mengembangkan suatu reaktor katalitik yang sekaligus dapat memecahkan masalah emisi hidrokarbon dan CO.

Incoming search terms:

  • kontrol emisi secara kondensasi adalah
  • penjelasan kontrol hidrokarbon

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • kontrol emisi secara kondensasi adalah
  • penjelasan kontrol hidrokarbon