Advertisement

Monisme bertolak dari prinsip sejati ini, yakni, eksistensi sebagai eksistensi adalah satu. Akan tetapi dari sini tidak bisa diartikan bahwa hanya bisa terdapat satu eksisten. Atau, tidak dapat diartikan bahwa segala hal mempunyai esensi yang satu dan sama. Monisme substansi keliru ketika ia melihat adanya dualisme atau pluralisme dalam kemungkinan eksistensi terbatas di samping eksistensi yang tidak terbatas; karena kemungkinan itu sendiri didasarkan pada eksistensi yang tidak terbatas dan dengan demikian dualisme real dihilangkan. Kesatuan substansi baru ada kalau eksisten yang terbatas merupakan eksistensi dalam pengertian yang sama dengan eksistensi yang tidak terbatas.

Keberatan yang dapat diajukan kepada monisme materialistis ialah bahwa tidak masuk akal mencari prinsip kesatuan dalam materi, karena materi adalah prinsip keanekaan. Jelas sekali bahwa semua

Advertisement

Kritik terhadap Monisme

 

Advertisement