MACAM-MACAM TIPE KEPEMIMPINAN

74 views

Macam-macam tipe kepemimpinan diawali oleh suatu tipe yang disebut direct leader (pimpinan langsung), di mana pimpinan secara langsung mempengaruhi orang lain untuk suatu aktivitas dengan melalui ucapan-ucapan lisan. Di samping itu ada pula tipe yang disebut pimpinan tidak langsung atau indirect leader, misalnya seorang ahli yang menemukan penemuan baru di bidang fisika, kemudian penemuan ini diikuti oleh banyak ahli lain, seperti menemukan teknologi yang berhubungan dengan bidang fisika tersebut.

Bentuk lain adalah kepemimpinan konservatif di mana pimpinan lebih berpegang pada masa lalu. Kebalikan dari bentuk ini adalah tipe kepemimpinan liberal, di mana bentuk tipe ini lebih menekankan kepada pengembangan ide-ide baru dan banyak menuntut perubahan- perubahan dalam sistem sosial*.

Selain itu terdapat pula individu yang dapat mempengaruhi orang lain melalui ide-idenya, biasanya digolongkan ke dalam tipe pimpinan “mental”. Bentuk kepemimpinan yang sejenis dengan kepemimpinan mental adalah pemimpin executive, di mana kepemimpinan ini dapat memanipulasikan dan mengorganisasi orang lain, dan di dalamnya tercakup aspek-aspek sosial dan mental. Artinya di sini dipentingkan aspek perencanaan, pengembangan ide-ide baru, pengorganisasian, dan lain-lain.

Di samping bentuk-bentuk tadi masih ada bentuk-bentuk lain, yakni pemimpin autokratis di mana pemimpin ini sangat mendominasi dan mendorong orang lain untuk melakukan aktivitas tetapi biasanya dalam mengambil keputusan cenderung lebih diputuskan oleh pemimpin tersebut. Bentuk kepemimpinan paternalistis, adalah bentuk kepemimpinan yang memenuhi kebutuhan kelompoknya tetapi mempunyai posisi yang superior. Bentuk kepemimpinan demokratis, mengajak kelompoknya untuk mengembangkan inisiatif dan rasa tanggung jawab masing-masing anggota kelompok (Bogardus).

Selain bentuk-bentuk tersebut di atas, masih banyak bentuk lain yang dapat digolongkan ke dalam klasifikasi tertentu, karena memiliki ciri khusus dan meliputi kelompok yang lebih kecil. Pembagian kepemimpinan tersebut di atas adalah satu bentuk variasi kepemimpinan yang timbul akibat pengaruh lingkungan yang ditekankan pada cara bagaimana pimpinan menjalankan fungsinya. Di samping pembagian tersebut ada pula pembagian bentuk kepemimpinan yang berlaku dalam lingkungan masyarakat yang lebih kecil, di mana di dalam pembagian ini lebih melihat masalah pimpinan, status yang dimiliki, dan sejauh mana pengaruh kekuasaannya.

Pembagian pimpinan masyarakat model kedua ini, yakni pimpinan kadangkala, yaitu menekankan keahlian individu yang bersangkutan dengan maksud atau aktivitas kelompok tersebut. Pimpinan terbatas, di sini pimpinan mempunyai status yang tetap, akan tetapi luas kekuasaannya terbatas pada hal-hal tertentu saja, pimpinan mencakup, biasanya terdapat pada masyarakat yang sudah menetap dalam wilayah tertentu. Luas kekuasaannya meliputi semua aspek kemasyarakatan kelompok tersebut dan jabatan ini biasanya diwariskan dari kelompok/tingkat kekerabatan tertentu serta diberikan persyaratan adat; pimpinan pucuk, adalah pimpinan yang mengepalai beberapa kelompok secara tetap dan dikukuhkan melalui persyaratan adat (Koentjaraningrat).

Dari dua model di atas, cukuplah kiranya menunjukkan bahwa pimpinan-pimpinan masyarakat mencakup dua aspek utama, yaitu yang bersifat struktural dan proses dinamik. Dalam sifat struktural terkandung pengertian bagaimana kedudukan dan luas pengaruhnya terhadap orang-orang lain yang termasuk dalam kelompok, sedangkan proses dinamik menunjukkan cara bagaimana pimpinan memperlakukan anggota kelompok dan cara bagaimana seseorang menduduki posisi pimpinan. Baik di dalam masyarakat modern maupun dalam masyarakat yang masih memegang teguh tradisionalitasnya, pembagian bentuk masih digunakan meskipun dengan modifikasi tertentu yang bergantung sekali pada aspek-aspek sosio-budaya yang berlaku dalam masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *