MAKNA DAN CIRI-CIRI DARI SISTEM EKONOMI PASAR

103 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari mengenai kegiatan manusia yang berkenaan dengan aktivitas produksi, distribusi, dan mengonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada juga yang menjelaskan definisi ekonomi adalah semua yang terkait bersama dengan upaya dan kekuatan manusia didalam memenuhi keperluan hidupnya untuk menggapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Oikos” yang artinya keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang artinya peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau keputusan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif didalam ekonomi?

Yang dimaksud dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk laksanakan aktivitas ekonomi. Berikut ini adalah lebih dari satu motif dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini umumnya dikerjakan oleh konsumen, kalau membeli keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, misalnya menjajakan keperluan pokok manusia untuk memperoleh keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif memperoleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih menyadari apa itu ekonomi, maka kita dapat merujuk terhadap pendapat sebagian ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar tentang perilaku manusia sebagai jalinan pada tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber kekuatan untuk menggapai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar tentang manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan tentang suatu kondisi dan karena adanya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai rubah barang dan jasa yang dapat menaikkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terdapat lebih dari satu prinsip yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian komitmen memproses didalam ekonomi adalah perekonomian punya peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses produksi butuh ongkos dan bisnis dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi bakal membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi didalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini mesti dikerjakan dengan perhitungan saat yang baik sehingga product yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi ditunaikan pada sementara dini hari sehingga mutu buah dan sayur senantiasa baik pas konsumen membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengonsumsi didalam ekonomi adalah segala aktivitas pemakaian suatu product yang dijalankan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor saat hujan dan mulai nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang jadi impuls atau alasan yang membawa dampak seseorang melakukan tindakan ekonomi, baik berasal dari didalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, ada dua style motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni stimulus dari di dalam diri manusia untuk melakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan sebab merasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu impuls atau efek yang berasal dari luar terhadap manusia untuk lakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia mendambakan membeli rumah sebab melihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu impuls dalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya supaya berupaya melaksanakan berbagai hal. Misalnya; bekerja untuk mendapatkan duwit untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni keinginan manusia untuk beroleh keuntungan berasal dari aktivitas ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual suatu hal kepada orang lain bersama dengan mengambil keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu impuls dari di dalam diri manusia untuk lakukan aktivitas ekonomi dikarenakan idamkan beroleh penghargaan, baik gara-gara keahlian yang dimiliki maupun sebab jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah kesibukan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kesibukan produksi adalah memiliki tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kesibukan produksi ini adalah entrepreneur di bermacam industri, andaikata pebisnis agribisnis, entrepreneur furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari aktivitas mengolah bakal disalurkan kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, kegiatan memproses yang dilaksanakan produsen adalah untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti berasal dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) dari suatu wilayah ke lokasi terdekat bersama dengan konsumen. Proses distribusi terlalu urgent didalam kesibukan ekonomi dikarenakan bisa mewujudkan kecocokan pada kebutuhan dan ketersediaan produk yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kesibukan tunggal, tapi perpaduan dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kesibukan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini punyai banyak aktivitas yang saling berhubungan. Dan target selanjutnya adalah penyaluran barang yang diperlukan konsumen dapat tiba terhadap pas yang tepat dan barang dalam kondisi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari aktivitas mengkonsumsi adalah kegiatan kenakan atau manfaatkan produk (barang/ jasa) untuk mencukupi kebutuhan konsumen. Contoh kegiatan mengonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan daya listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *