MAKNA DAN CONTOH EKONOMI

152 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu ilmu sosial yang mempelajari berkenaan kegiatan manusia yang perihal bersama kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada termasuk yang menyebutkan definisi ekonomi adalah seluruh yang berhubungan bersama upaya dan energi manusia di dalam mencukupi keperluan hidupnya untuk meraih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Oikos” yang berarti keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang bermakna peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau ketetapan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk lakukan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini biasanya dikerjakan oleh konsumen, kalau membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini ditunaikan oleh penjual, misalnya menjual kebutuhan pokok manusia untuk meraih keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif meraih kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih jelas apa itu ekonomi, maka kita sanggup merujuk pada pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar tentang perilaku manusia sebagai hubungan antara tujuannya dihadapkan bersama dengan ketersediaan sumber kekuatan untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar perihal manusia sebagaimana mereka menekuni hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan berkenaan suatu suasana dan sebab terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen terhadap penciptaan nilai rubah barang dan jasa yang sanggup meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terdapat sebagian komitmen yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, tersebut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproses dalam ekonomi adalah perekonomian punya peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses produksi perlu biaya dan bisnis didalam pelaksanaannya. Aktivitas memproses dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi di dalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini mesti dilaksanakan dengan perhitungan kala yang baik supaya produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dikerjakan terhadap selagi dini hari sehingga kualitas buah dan sayur selalu baik saat customer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengkonsumsi didalam ekonomi adalah segala kesibukan penggunaan suatu produk yang dilaksanakan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah membeli genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya agar atap rumahnya tidak bocor kala hujan dan menjadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang menjadi stimulus atau alasan yang membawa dampak seseorang melakukan tindakan ekonomi, baik berasal dari didalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua type motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yaitu stimulus dari dalam diri manusia untuk lakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan sebab terasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni motivasi atau dampak yang berasal dari luar terhadap manusia untuk laksanakan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia menghendaki belanja tempat tinggal gara-gara lihat orang lain belanja rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni stimulan di dalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya agar berupaya melakukan bermacam hal. Misalnya; bekerja untuk memperoleh duwit untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permintaan manusia untuk memperoleh keuntungan dari kesibukan ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual sesuatu kepada orang lain bersama mengambil keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni stimulus berasal dari dalam diri manusia untuk melaksanakan aktivitas ekonomi sebab mengidamkan meraih penghargaan, baik gara-gara keahlian yang dimiliki maupun gara-gara jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari masing-masing kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari kesibukan memproduksi adalah mempunyai tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kesibukan memproduksi ini adalah entrepreneur di beragam industri, kalau pebisnis agribisnis, entrepreneur furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari aktivitas produksi bakal disalurkan kepada costumer untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, aktivitas mengolah yang dijalankan produsen adalah untuk memenuhi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti berasal dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan product (barang/ jasa) berasal dari suatu wilayah ke wilayah paling dekat bersama konsumen. Proses distribusi sangat urgent di dalam aktivitas ekonomi sebab mampu mewujudkan keselarasan antara keperluan dan ketersediaan product yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah aktivitas tunggal, tapi perpaduan berasal dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kesibukan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, aktivitas distribusi ini miliki banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan obyek pada akhirnya adalah penyaluran barang yang diperlukan konsumen dapat tiba pada sementara yang tepat dan barang didalam situasi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kesibukan mengkonsumsi adalah aktivitas Mengenakan atau menggunakan product (barang/ jasa) untuk mencukupi keperluan konsumen. Contoh kesibukan mengonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *