MAKNA DAN CONTOH SOSIOLOGI EKONOMI

88 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang kegiatan manusia yang tentang dengan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi pada barang dan jasa.

Ada termasuk yang mengatakan definisi ekonomi adalah semua yang terkait bersama dengan usaha dan kekuatan manusia di dalam mencukupi kebutuhan hidupnya untuk menggapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bhs Yunani, yakni “Oikos” yang bermakna keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau ketetapan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk jalankan kegiatan ekonomi. Berikut ini adalah sebagian motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini umumnya dikerjakan oleh konsumen, andaikan membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini dijalankan oleh penjual, bila menjual kebutuhan pokok manusia untuk beroleh keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif memperoleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih mengerti apa itu ekonomi, maka kita sanggup merujuk pada pendapat sebagian ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi mengenai perilaku manusia sebagai interaksi antara tujuannya dihadapkan bersama dengan ketersediaan sumber daya untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi tentang manusia sebagaimana mereka meniti hidup, bergerak dan berpikir dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan mengenai suatu situasi dan dikarenakan ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen terhadap penciptaan nilai ganti barang dan jasa yang sanggup meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri menempel diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terkandung lebih dari satu komitmen yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, tersebut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproses dalam ekonomi adalah perekonomian mempunyai peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses mengolah memerlukan cost dan bisnis dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi dalam ekonomi adalah kegiatan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini kudu dikerjakan bersama perhitungan waktu yang baik sehingga produk yang disalurkan tiba di wilayah penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran berasal dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi ditunaikan terhadap saat dini hari agar kualitas buah dan sayur senantiasa baik saat pembeli membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen konsumsi didalam ekonomi adalah segala kesibukan pemanfaatan suatu product yang dikerjakan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya agar atap rumahnya tidak bocor ketika hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang menjadi stimulus atau alasan yang menyebabkan seseorang melakukan tindakan ekonomi, baik berasal dari di dalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, ada dua type motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yaitu impuls dari didalam diri manusia untuk jalankan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan karena mulai lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu motivasi atau pengaruh yang berasal berasal dari luar pada manusia untuk melaksanakan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia menginginkan membeli tempat tinggal karena melihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu dorongan di dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya supaya mengusahakan melaksanakan beraneka hal. Misalnya; bekerja untuk mendapatkan duit untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permintaan manusia untuk memperoleh keuntungan dari aktivitas ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual sesuatu kepada orang lain bersama mengambil alih keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni stimulus berasal dari dalam diri manusia untuk jalankan kegiatan ekonomi gara-gara menginginkan meraih penghargaan, baik karena keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar aktivitas ekonomi manusia adalah kesibukan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari masing-masing aktivitas tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari kesibukan produksi adalah punya tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan memproses ini adalah pengusaha di berbagai industri, kalau pebisnis agribisnis, entrepreneur furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari kesibukan produksi akan disalurkan kepada kastemer untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, kegiatan memproduksi yang dilaksanakan produsen adalah untuk memenuhi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti berasal dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) dari suatu wilayah ke lokasi terdekat dengan konsumen. Proses distribusi amat urgent di dalam kesibukan ekonomi gara-gara mampu mewujudkan keserasian pada kebutuhan dan ketersediaan product yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kesibukan tunggal, namun perpaduan berasal dari beragam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini memiliki banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan obyek kelanjutannya adalah penyaluran barang yang diperlukan costumer sanggup tiba terhadap sementara yang tepat dan barang didalam kondisi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari kegiatan mengonsumsi adalah kesibukan memakai atau pakai produk (barang/ jasa) untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Contoh kesibukan mengonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *