MAKNA DAN PENGERTIAN BIDANG EKONOMI DAN CONTOHNYA

155 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari perihal kegiatan manusia yang berkenaan dengan aktivitas produksi, distribusi, dan mengonsumsi pada barang dan jasa.

Ada termasuk yang menjelaskan definisi ekonomi adalah semua yang terkait bersama usaha dan energi manusia di dalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk meraih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bhs Yunani, yaitu “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang artinya peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau keputusan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif didalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk lakukan kegiatan ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini kebanyakan dilakukan oleh konsumen, andaikata membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini ditunaikan oleh penjual, kalau menjual keperluan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif memperoleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih memahami apa itu ekonomi, maka kami sanggup merujuk terhadap pendapat sebagian ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi perihal perilaku manusia sebagai jalinan antara tujuannya dihadapkan bersama dengan ketersediaan sumber energi untuk capai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi berkenaan manusia sebagaimana mereka menekuni hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan mengenai suatu situasi dan dikarenakan terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai ganti barang dan jasa yang dapat menaikkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terkandung sebagian komitmen yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproduksi didalam ekonomi adalah perekonomian miliki peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproduksi membutuhkan ongkos dan bisnis di dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi bakal membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi didalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini harus dikerjakan bersama perhitungan selagi yang baik sehingga produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dijalankan terhadap selagi dini hari sehingga kualitas buah dan sayur tetap baik waktu konsumen membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen konsumsi didalam ekonomi adalah segala aktivitas penggunaan suatu product yang ditunaikan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor ketika hujan dan merasa nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang jadi stimulus atau alasan yang memicu seseorang melakukan tindakan ekonomi, baik berasal dari didalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, tersedia dua type motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni stimulus berasal dari di dalam diri manusia untuk laksanakan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan sebab mulai lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni impuls atau dampak yang berasal berasal dari luar pada manusia untuk jalankan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia inginkan belanja tempat tinggal sebab memandang orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu stimulan didalam diri manusia untuk menjaga hidupnya supaya berusaha lakukan beraneka hal. Misalnya; bekerja untuk meraih uang untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni permintaan manusia untuk meraih keuntungan berasal dari kesibukan ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual sesuatu kepada orang lain dengan mengambil alih keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni stimulan dari dalam diri manusia untuk melakukan aktivitas ekonomi dikarenakan idamkan beroleh penghargaan, baik karena keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kegiatan ekonomi manusia adalah aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari masing-masing kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari aktivitas produksi adalah mempunyai tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku aktivitas produksi ini adalah entrepreneur di berbagai industri, sekiranya entrepreneur agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari aktivitas mengolah akan disalurkan kepada costumer untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, kesibukan memproduksi yang dikerjakan produsen adalah untuk mencukupi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) dari suatu lokasi ke wilayah paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi terlampau gawat di dalam kegiatan ekonomi dikarenakan bisa mewujudkan kecocokan pada kebutuhan dan ketersediaan product yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, namun perpaduan berasal dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini punya banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan obyek pada akhirnya adalah penyaluran barang yang diperlukan kastemer mampu tiba pada kala yang pas dan barang dalam situasi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kegiatan mengonsumsi adalah kegiatan memakai atau memakai produk (barang/ jasa) untuk mencukupi kebutuhan konsumen. Contoh kegiatan mengonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan kekuatan listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *