MAKNA DAN PENGERTIAN BIDANG SOSIAL BUDAYA

165 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu ilmu sosial yang mempelajari perihal kegiatan manusia yang berkenaan bersama kesibukan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada juga yang menyatakan definisi ekonomi adalah seluruh yang berhubungan bersama dengan upaya dan kekuatan manusia di dalam memenuhi keperluan hidupnya untuk menggapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bhs Yunani, yaitu “Oikos” yang bermakna keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen tempat tinggal tangga atau aturan rumah tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk lakukan kegiatan ekonomi. Berikut ini adalah sebagian motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini biasanya dikerjakan oleh konsumen, andaikata belanja kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, jikalau menjajakan kebutuhan pokok manusia untuk memperoleh keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif memperoleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih mengetahui apa itu ekonomi, maka kami dapat merujuk terhadap pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar tentang perilaku manusia sebagai interaksi pada tujuannya dihadapkan bersama ketersediaan sumber energi untuk meraih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar tentang manusia sebagaimana mereka meniti hidup, bergerak dan berpikir di dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu suasana dan dikarenakan terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen pada penciptaan nilai pindah barang dan jasa yang bisa meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri menempel diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terkandung lebih dari satu prinsip yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, selanjutnya ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip mengolah didalam ekonomi adalah perekonomian mempunyai peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproduksi butuh cost dan bisnis dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproses bakal membukan lapangan pekerjaan dan membuahkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi didalam ekonomi adalah kegiatan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini kudu dikerjakan dengan perhitungan pas yang baik supaya produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran berasal dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dikerjakan terhadap saat dini hari sehingga mutu buah dan sayur selalu baik waktu kastemer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian prinsip mengonsumsi di dalam ekonomi adalah segala kesibukan pemakaian suatu produk yang ditunaikan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya agar atap rumahnya tidak bocor disaat hujan dan mulai nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang jadi stimulus atau alasan yang mengakibatkan seseorang jalankan tindakan ekonomi, baik dari di dalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua jenis motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yaitu dorongan berasal dari di dalam diri manusia untuk melakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan sebab terasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni motivasi atau pengaruh yang berasal berasal dari luar terhadap manusia untuk laksanakan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia menghendaki belanja tempat tinggal karena menyaksikan orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu stimulan di dalam diri manusia untuk mempertahankan hidupnya agar berupaya jalankan bermacam hal. Misalnya; bekerja untuk memperoleh uang untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni permintaan manusia untuk memperoleh keuntungan dari kesibukan ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual sesuatu kepada orang lain dengan mengambil alih keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu semangat dari dalam diri manusia untuk melaksanakan kegiatan ekonomi dikarenakan idamkan meraih penghargaan, baik karena keahlian yang dimiliki maupun sebab jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah kesibukan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari aktivitas produksi adalah punya tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku aktivitas memproses ini adalah entrepreneur di berbagai industri, apabila entrepreneur agribisnis, entrepreneur furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari kesibukan memproduksi dapat disalurkan kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, kesibukan memproduksi yang ditunaikan produsen adalah untuk mencukupi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) dari suatu wilayah ke lokasi terdekat dengan konsumen. Proses distribusi benar-benar gawat dalam kegiatan ekonomi gara-gara dapat mewujudkan keselarasan antara keperluan dan ketersediaan produk yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah aktivitas tunggal, tetapi perpaduan berasal dari beragam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi aktivitas pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, aktivitas distribusi ini memiliki banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan obyek pada akhirnya adalah penyaluran barang yang dibutuhkan konsumen sanggup tiba terhadap kala yang tepat dan barang dalam suasana yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kesibukan mengkonsumsi adalah kesibukan kenakan atau mengfungsikan produk (barang/ jasa) untuk mencukupi keperluan konsumen. Contoh kesibukan konsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.