MAKNA DAN PENGERTIAN EKONOMI MENURUT PARA AHLI PDF

106 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari perihal aktivitas manusia yang tentang dengan kesibukan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada terhitung yang menjelaskan definisi ekonomi adalah semua yang terjalin bersama usaha dan daya manusia di dalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk raih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bahasa Yunani, yakni “Oikos” yang bermakna keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen tempat tinggal tangga atau aturan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk melakukan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif di dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini biasanya dilaksanakan oleh konsumen, sekiranya membeli keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dijalankan oleh penjual, seumpama menjual keperluan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif memperoleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih menyadari apa itu ekonomi, maka kami sanggup merujuk pada pendapat lebih dari satu ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi perihal tabiat manusia sebagai hubungan antara tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber kekuatan untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar perihal manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu kondisi dan gara-gara ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai rubah barang dan jasa yang bisa meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terdapat lebih dari satu komitmen yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip mengolah di dalam ekonomi adalah perekonomian memiliki peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproduksi memerlukan cost dan bisnis didalam pelaksanaannya. Aktivitas mengolah bakal membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi di dalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini kudu dilakukan dengan perhitungan selagi yang baik sehingga produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran berasal dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi dilakukan pada kala dini hari supaya mutu buah dan sayur selalu baik pas customer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengonsumsi dalam ekonomi adalah segala kegiatan pemanfaatan suatu product yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor dikala hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang jadi stimulan atau alasan yang sebabkan seseorang lakukan tindakan ekonomi, baik dari didalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua model motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni stimulan dari didalam diri manusia untuk jalankan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan gara-gara mulai lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu stimulan atau pengaruh yang berasal dari luar pada manusia untuk laksanakan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia mendambakan membeli rumah dikarenakan melihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu semangat dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya agar berusaha melaksanakan beraneka hal. Misalnya; bekerja untuk meraih duit untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni permintaan manusia untuk memperoleh keuntungan berasal dari kegiatan ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual suatu hal kepada orang lain dengan mengambil alih keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu stimulan dari didalam diri manusia untuk melaksanakan kegiatan ekonomi karena idamkan beroleh penghargaan, baik dikarenakan keahlian yang dimiliki maupun karena jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kegiatan ekonomi manusia adalah kesibukan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap kesibukan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kegiatan memproses adalah mempunyai tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kesibukan memproduksi ini adalah pebisnis di berbagai industri, misalnya pebisnis agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari kegiatan produksi dapat disalurkan kepada costumer untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, aktivitas memproduksi yang dilaksanakan produsen adalah untuk memenuhi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti berasal dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) berasal dari suatu wilayah ke lokasi paling dekat bersama dengan konsumen. Proses distribusi terlampau kritis di dalam kegiatan ekonomi karena mampu mewujudkan keselarasan antara kebutuhan dan ketersediaan product yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kesibukan tunggal, tetapi perpaduan dari beragam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini punya banyak kesibukan yang saling berhubungan. Dan target pada akhirnya adalah penyaluran barang yang diperlukan konsumen sanggup tiba terhadap pas yang tepat dan barang dalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kesibukan konsumsi adalah kegiatan memakai atau menggunakan produk (barang/ jasa) untuk mencukupi keperluan konsumen. Contoh kesibukan konsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan kekuatan listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *