MAKNA DAN PENGERTIAN EKONOMI MIKRO

53 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu ilmu sosial yang mempelajari perihal kesibukan manusia yang berkenaan bersama kesibukan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi pada barang dan jasa.

Ada juga yang mengatakan definisi ekonomi adalah seluruh yang terjalin bersama usaha dan energi manusia di dalam mencukupi kebutuhan hidupnya untuk meraih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bhs Yunani, yakni “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang artinya peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau ketentuan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif dalam ekonomi?

Yang dimaksud dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk laksanakan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini kebanyakan dilakukan oleh konsumen, jika belanja kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, apabila menjual kebutuhan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif mendapatkan kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih menyadari apa itu ekonomi, maka kita mampu merujuk pada pendapat sebagian ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar berkenaan tabiat manusia sebagai jalinan pada tujuannya dihadapkan bersama ketersediaan sumber daya untuk capai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar tentang manusia sebagaimana mereka menekuni hidup, bergerak dan berpikir dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan mengenai suatu situasi dan gara-gara ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai ubah barang dan jasa yang sanggup menambah kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terkandung lebih dari satu prinsip yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproses di dalam ekonomi adalah perekonomian punyai peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses produksi memerlukan cost dan usaha dalam pelaksanaannya. Aktivitas mengolah akan membukan lapangan pekerjaan dan membuahkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi didalam ekonomi adalah kegiatan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini mesti dikerjakan bersama dengan perhitungan saat yang baik supaya product yang disalurkan tiba di wilayah penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dilakukan pada sementara dini hari agar kualitas buah dan sayur senantiasa baik waktu konsumen membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengkonsumsi didalam ekonomi adalah segala kesibukan pemanfaatan suatu product yang dijalankan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya sehingga atap rumahnya tidak bocor disaat hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang menjadi stimulus atau alasan yang memicu seseorang melaksanakan tindakan ekonomi, baik berasal dari didalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua type motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni semangat berasal dari di dalam diri manusia untuk lakukan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan dikarenakan terasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu dorongan atau pengaruh yang berasal berasal dari luar terhadap manusia untuk lakukan kesibukan ekonomi. Misalnya; manusia menginginkan membeli rumah gara-gara memandang orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni semangat di dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya supaya mengusahakan laksanakan beragam hal. Misalnya; bekerja untuk mendapatkan duit untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permohonan manusia untuk mendapatkan keuntungan berasal dari kesibukan ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjajakan sesuatu kepada orang lain dengan mengambil alih keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni semangat dari didalam diri manusia untuk melakukan kesibukan ekonomi gara-gara inginkan meraih penghargaan, baik dikarenakan keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kegiatan ekonomi manusia adalah kesibukan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari masing-masing aktivitas tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari kesibukan produksi adalah mempunyai tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kesibukan produksi ini adalah pengusaha di bermacam industri, apabila pebisnis agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari aktivitas mengolah bakal disalurkan kepada kastemer untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, kegiatan memproses yang dijalankan produsen adalah untuk mencukupi keperluan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari aktivitas distribusi adalah menyalurkan product (barang/ jasa) berasal dari suatu wilayah ke lokasi paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi amat krusial di dalam aktivitas ekonomi sebab mampu mewujudkan keserasian pada keperluan dan ketersediaan product yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kesibukan tunggal, tetapi perpaduan dari bermacam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini punya banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan target kelanjutannya adalah penyaluran barang yang diperlukan konsumen sanggup tiba terhadap waktu yang tepat dan barang di dalam situasi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari kesibukan mengonsumsi adalah aktivitas memakai atau pakai produk (barang/ jasa) untuk mencukupi kebutuhan konsumen. Contoh aktivitas mengkonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *