MAKNA DAN PENGERTIAN EKONOMI PDF

278 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari berkenaan aktivitas manusia yang tentang bersama dengan kegiatan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada juga yang menyebutkan definisi ekonomi adalah seluruh yang terjalin bersama upaya dan energi manusia didalam memenuhi keperluan hidupnya untuk mencapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bahasa Yunani, yakni “Oikos” yang berarti keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau ketetapan rumah tangga.

Lalu apa saja motif dalam ekonomi?

Yang dimaksud dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk melakukan kegiatan ekonomi. Berikut ini adalah lebih dari satu motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini biasanya dilakukan oleh konsumen, misalnya belanja kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif melacak keuntungan. Motif ini ditunaikan oleh penjual, kalau menjajakan kebutuhan pokok manusia untuk memperoleh keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif memperoleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih menyadari apa itu ekonomi, maka kami bisa merujuk pada pendapat lebih dari satu ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi berkenaan tabiat manusia sebagai interaksi pada tujuannya dihadapkan bersama dengan ketersediaan sumber kekuatan untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi berkenaan manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir didalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan berkenaan suatu situasi dan dikarenakan ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen pada penciptaan nilai ganti barang dan jasa yang bisa meningkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terdapat beberapa prinsip yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, selanjutnya ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian komitmen memproduksi dalam ekonomi adalah perekonomian memiliki peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproduksi memerlukan cost dan usaha dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi akan membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi dalam ekonomi adalah aktivitas penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini harus dilakukan dengan perhitungan kala yang baik supaya produk yang disalurkan tiba di wilayah penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi dikerjakan terhadap waktu dini hari agar kualitas buah dan sayur selalu baik selagi kastemer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengonsumsi di dalam ekonomi adalah segala aktivitas penggunaan suatu product yang dilakukan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya agar atap rumahnya tidak bocor disaat hujan dan terasa nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang jadi motivasi atau alasan yang sebabkan seseorang melakukan tindakan ekonomi, baik dari didalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, tersedia dua style motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni impuls dari didalam diri manusia untuk laksanakan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia mencari makan karena mulai lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni stimulan atau dampak yang berasal berasal dari luar terhadap manusia untuk lakukan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia dambakan membeli rumah karena lihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni semangat di dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya agar mengusahakan melaksanakan berbagai hal. Misalnya; bekerja untuk memperoleh uang untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni permintaan manusia untuk mendapatkan keuntungan dari kegiatan ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual suatu hal kepada orang lain dengan mengambil keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni impuls berasal dari di dalam diri manusia untuk melaksanakan kegiatan ekonomi gara-gara dambakan meraih penghargaan, baik karena keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap aktivitas tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kesibukan mengolah adalah mempunyai tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku aktivitas produksi ini adalah pebisnis di beraneka industri, apabila pengusaha agribisnis, pengusaha furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari kesibukan memproses akan disalurkan kepada customer untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, kegiatan memproses yang ditunaikan produsen adalah untuk mencukupi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kegiatan distribusi adalah menyalurkan product (barang/ jasa) berasal dari suatu wilayah ke wilayah paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi amat kritis dalam kegiatan ekonomi gara-gara dapat mewujudkan keserasian pada kebutuhan dan ketersediaan product yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, namun perpaduan berasal dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kegiatan distribusi ini punya banyak aktivitas yang saling berhubungan. Dan tujuan akhirnya adalah penyaluran barang yang dibutuhkan konsumen dapat tiba pada pas yang pas dan barang dalam suasana yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari aktivitas mengkonsumsi adalah aktivitas kenakan atau pakai produk (barang/ jasa) untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Contoh kesibukan mengkonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan daya listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *