MAKNA DAN PENGERTIAN EKONOMI SECARA KHUSUS

121 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari mengenai kesibukan manusia yang terkait dengan kegiatan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada termasuk yang menyatakan definisi ekonomi adalah semua yang berhubungan bersama upaya dan daya manusia di dalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk meraih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bhs Yunani, yaitu “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang bermakna peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau peraturan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk melaksanakan aktivitas ekonomi. Berikut ini adalah sebagian motif dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan keperluan sehari-hari. Motif ini umumnya ditunaikan oleh konsumen, jika belanja keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dilaksanakan oleh penjual, sekiranya menjual kebutuhan pokok manusia untuk meraih keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif beroleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih menyadari apa itu ekonomi, maka kita bisa merujuk terhadap pendapat sebagian ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah studi berkenaan tingkah laku manusia sebagai interaksi pada tujuannya dihadapkan bersama ketersediaan sumber energi untuk mencapai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar tentang manusia sebagaimana mereka merintis hidup, bergerak dan berpikir dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan mengenai suatu kondisi dan dikarenakan ada kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen terhadap penciptaan nilai tukar barang dan jasa yang sanggup menaikkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri menempel diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terdapat beberapa prinsip yang mendasarinya. Mengacu terhadap pengertian ekonomi di atas, berikut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian komitmen mengolah dalam ekonomi adalah perekonomian mempunyai peran dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproses perlu cost dan usaha di dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproses dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi dalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini wajib ditunaikan bersama perhitungan selagi yang baik sehingga produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi dilaksanakan terhadap selagi dini hari sehingga mutu buah dan sayur tetap baik kala costumer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengkonsumsi didalam ekonomi adalah segala aktivitas penggunaan suatu produk yang dikerjakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah membeli genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor disaat hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang jadi motivasi atau alasan yang menyebabkan seseorang jalankan tindakan ekonomi, baik berasal dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, ada dua type motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni semangat dari di dalam diri manusia untuk jalankan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan gara-gara merasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu motivasi atau pengaruh yang berasal dari luar terhadap manusia untuk melaksanakan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia dambakan belanja tempat tinggal sebab memandang orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni dorongan di dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya agar berupaya jalankan berbagai hal. Misalnya; bekerja untuk meraih uang untuk membeli makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yakni permohonan manusia untuk meraih keuntungan berasal dari kesibukan ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual suatu hal kepada orang lain bersama dengan mengambil keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu stimulan berasal dari didalam diri manusia untuk jalankan kegiatan ekonomi karena dambakan memperoleh penghargaan, baik karena keahlian yang dimiliki maupun sebab jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar aktivitas ekonomi manusia adalah kesibukan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari masing-masing kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kesibukan produksi adalah mempunyai tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan produksi ini adalah pebisnis di beragam industri, seumpama pebisnis agribisnis, entrepreneur furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari aktivitas mengolah bakal disalurkan kepada kastemer untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, kesibukan memproduksi yang dijalankan produsen adalah untuk mencukupi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti berasal dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan product (barang/ jasa) dari suatu lokasi ke lokasi paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi terlalu gawat di dalam kegiatan ekonomi karena bisa mewujudkan kecocokan pada keperluan dan ketersediaan produk yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, tapi perpaduan dari beraneka aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kegiatan distribusi ini mempunyai banyak aktivitas yang saling berhubungan. Dan obyek pada akhirnya adalah penyaluran barang yang diperlukan customer sanggup tiba terhadap waktu yang pas dan barang di dalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kegiatan konsumsi adalah kegiatan kenakan atau menggunakan product (barang/ jasa) untuk mencukupi keperluan konsumen. Contoh aktivitas mengkonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *