MAKNA DAN PENGERTIAN EKONOMI

164 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari mengenai kesibukan manusia yang berkenaan bersama dengan kesibukan produksi, distribusi, dan mengonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada juga yang menjelaskan definisi ekonomi adalah semua yang terkait bersama usaha dan kekuatan manusia dalam mencukupi keperluan hidupnya untuk meraih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bahasa Yunani, yakni “Oikos” yang bermakna keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang bermakna peraturan/ hukum. Sehingga makna Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau ketetapan tempat tinggal tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk jalankan aktivitas ekonomi. Berikut ini adalah beberapa motif dalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini kebanyakan dikerjakan oleh konsumen, seumpama membeli kebutuhan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dilakukan oleh penjual, kalau menjual keperluan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif meraih kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih memahami apa itu ekonomi, maka kita sanggup merujuk terhadap pendapat lebih dari satu ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar perihal tingkah laku manusia sebagai interaksi pada tujuannya dihadapkan bersama dengan ketersediaan sumber kekuatan untuk meraih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi tentang manusia sebagaimana mereka menekuni hidup, bergerak dan berpikir dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu suasana dan gara-gara terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah pengetahuan yang konsen pada penciptaan nilai ganti barang dan jasa yang mampu tingkatkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah di mana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terkandung lebih dari satu komitmen yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, tersebut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian komitmen memproduksi di dalam ekonomi adalah perekonomian punyai peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproses membutuhkan biaya dan bisnis dalam pelaksanaannya. Aktivitas memproduksi akan membukan lapangan pekerjaan dan membuahkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi dalam ekonomi adalah kesibukan penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini kudu dilaksanakan bersama perhitungan selagi yang baik agar product yang disalurkan tiba di lokasi penjualan pas waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjual di pasar. Proses distribusi dikerjakan pada waktu dini hari supaya kualitas buah dan sayur selalu baik waktu konsumen membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian prinsip mengonsumsi didalam ekonomi adalah segala kesibukan pemakaian suatu produk yang ditunaikan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal membeli genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya agar atap rumahnya tidak bocor ketika hujan dan jadi nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang menjadi semangat atau alasan yang membuat seseorang laksanakan tindakan ekonomi, baik dari didalam diri sendiri maupun berasal dari luar. Secara umum, tersedia dua style motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yaitu stimulan berasal dari didalam diri manusia untuk laksanakan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan gara-gara jadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni motivasi atau dampak yang berasal berasal dari luar terhadap manusia untuk jalankan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia menghendaki membeli rumah karena menyaksikan orang lain belanja rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yakni semangat di dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya agar berupaya laksanakan beragam hal. Misalnya; bekerja untuk meraih duit untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permohonan manusia untuk beroleh keuntungan dari aktivitas ekonomi. Pada umumnya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual sesuatu kepada orang lain dengan menyita keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu dorongan berasal dari didalam diri manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi sebab menghendaki beroleh penghargaan, baik dikarenakan keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kesibukan ekonomi manusia adalah aktivitas produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari tiap-tiap kesibukan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari kegiatan memproses adalah mempunyai tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku aktivitas memproses ini adalah pengusaha di bermacam industri, seumpama entrepreneur agribisnis, entrepreneur furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan berasal dari aktivitas memproses bakal disalurkan kepada kastemer untuk mencukupi kebutuhannya. Jadi, aktivitas produksi yang dilaksanakan produsen adalah untuk mencukupi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan product (barang/ jasa) dari suatu wilayah ke wilayah paling dekat dengan konsumen. Proses distribusi terlalu urgent di dalam kegiatan ekonomi gara-gara mampu mewujudkan keselarasan antara keperluan dan ketersediaan product yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kesibukan tunggal, namun perpaduan berasal dari bermacam aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi aktivitas pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini mempunyai banyak kegiatan yang saling berhubungan. Dan obyek selanjutnya adalah penyaluran barang yang diperlukan konsumen mampu tiba terhadap kala yang tepat dan barang di dalam situasi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari kesibukan mengkonsumsi adalah kegiatan kenakan atau manfaatkan produk (barang/ jasa) untuk memenuhi keperluan konsumen. Contoh kesibukan mengonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah menjadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan kekuatan listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *