MAKNA DAN PENGERTIAN HUKUM EKONOMI

47 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari tentang kegiatan manusia yang tentang bersama dengan kesibukan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada termasuk yang menyatakan definisi ekonomi adalah semua yang berhubungan bersama usaha dan energi manusia di dalam mencukupi kebutuhan hidupnya untuk mencapai suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal berasal dari bahasa Yunani, yaitu “Oikos” yang artinya keluarga/ rumah tangga, dan “Nomos” yang berarti peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen tempat tinggal tangga atau peraturan rumah tangga.

Lalu apa saja motif di dalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk melakukan kesibukan ekonomi. Berikut ini adalah lebih dari satu motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini biasanya dilakukan oleh konsumen, jika membeli keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dijalankan oleh penjual, sekiranya menjajakan kebutuhan pokok manusia untuk mendapatkan keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif beroleh kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih mengerti apa itu ekonomi, maka kami bisa merujuk terhadap pendapat beberapa ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar mengenai perilaku manusia sebagai pertalian pada tujuannya dihadapkan bersama ketersediaan sumber energi untuk raih tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah studi tentang manusia sebagaimana mereka meniti hidup, bergerak dan berpikir di dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan perihal suatu keadaan dan karena terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai ubah barang dan jasa yang sanggup menambah kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri menempel diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam pengetahuan ekonomi terkandung sebagian prinsip yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, selanjutnya ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian prinsip memproses dalam ekonomi adalah perekonomian punya peran di dalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproses memerlukan biaya dan bisnis di dalam pelaksanaannya. Aktivitas produksi akan membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan product tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian prinsip distribusi dalam ekonomi adalah aktivitas penyaluran/ distribusi suatu product kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini harus dilakukan bersama dengan perhitungan sementara yang baik agar product yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dikerjakan pada kala dini hari agar kualitas buah dan sayur senantiasa baik sementara costumer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian prinsip mengkonsumsi di dalam ekonomi adalah segala kesibukan penggunaan suatu product yang dijalankan manusia untuk memenuhi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik rumah belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya sehingga atap rumahnya tidak bocor dikala hujan dan mulai nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala perihal yang menjadi motivasi atau alasan yang mengakibatkan seseorang melaksanakan tindakan ekonomi, baik berasal dari di dalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, tersedia dua tipe motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni stimulan dari didalam diri manusia untuk jalankan kegiatan ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan sebab menjadi lapar.
Motif Ekstrinsik, yakni dorongan atau pengaruh yang berasal dari luar terhadap manusia untuk lakukan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia mengidamkan belanja tempat tinggal karena lihat orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu semangat didalam diri manusia untuk menjaga hidupnya agar mengupayakan melakukan beragam hal. Misalnya; bekerja untuk memperoleh uang untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permohonan manusia untuk beroleh keuntungan berasal dari aktivitas ekonomi. Pada biasanya motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjual suatu hal kepada orang lain bersama dengan mengambil alih keuntungan dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yakni stimulan dari di dalam diri manusia untuk lakukan kegiatan ekonomi dikarenakan ingin meraih penghargaan, baik sebab keahlian yang dimiliki maupun gara-gara jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar kegiatan ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti dari aktivitas memproses adalah mempunyai tujuan untuk menghasilkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku aktivitas mengolah ini adalah pengusaha di bermacam industri, misalnya pengusaha agribisnis, pebisnis furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari kegiatan produksi dapat disalurkan kepada konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, kegiatan memproses yang dijalankan produsen adalah untuk mencukupi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari aktivitas distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) dari suatu lokasi ke lokasi paling dekat bersama konsumen. Proses distribusi amat gawat di dalam kesibukan ekonomi karena sanggup mewujudkan keselarasan pada kebutuhan dan ketersediaan produk yang dibutuhkan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, namun perpaduan dari berbagai aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi aktivitas pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi mutu barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini miliki banyak kesibukan yang saling berhubungan. Dan target akhirnya adalah penyaluran barang yang diperlukan costumer mampu tiba terhadap sementara yang tepat dan barang didalam kondisi yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti dari kegiatan mengonsumsi adalah aktivitas kenakan atau menggunakan produk (barang/ jasa) untuk memenuhi keperluan konsumen. Contoh aktivitas konsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli pakaian dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *