MAKNA DAN PENJELASAN PENGERTIAN PERAN PELAKU EKONOMI

140 views

Pengertian Ekonomi
Sebenarnya, apa itu ekonomi? Pengertian Ekonomi adalah suatu pengetahuan sosial yang mempelajari berkenaan kegiatan manusia yang mengenai dengan kesibukan produksi, distribusi, dan mengkonsumsi terhadap barang dan jasa.

Ada juga yang menyebutkan definisi ekonomi adalah semua yang terkait dengan upaya dan kekuatan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya untuk meraih suatu tingkatan kemakmuran.

Istilah “Ekonomi” berasal dari bhs Yunani, yakni “Oikos” yang artinya keluarga/ tempat tinggal tangga, dan “Nomos” yang artinya peraturan/ hukum. Sehingga arti Ekonomi secara harfiah adalah suatu manajemen rumah tangga atau aturan rumah tangga.

Lalu apa saja motif didalam ekonomi?

Yang dimaksud bersama dengan motif ekonomi adalah alasan seseorang untuk laksanakan aktivitas ekonomi. Berikut ini adalah lebih dari satu motif didalam ekonomi secara umum:

Motif pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Motif ini umumnya ditunaikan oleh konsumen, sekiranya membeli keperluan pokok manusia (beras, lauk-pauk)
Motif mencari keuntungan. Motif ini dilaksanakan oleh penjual, jika menjual keperluan pokok manusia untuk beroleh keuntungan.
Motif penghargaan.
Motif meraih kekuasaan.
Motif sosial atau tolong-menolong.

Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli
Agar lebih mengerti apa itu ekonomi, maka kami sanggup merujuk terhadap pendapat lebih dari satu ahli. Berikut ini adalah definisi ekonomi menurut para ahli:

1. Robbins
Menurut Robins, pengertian ekonomi adalah belajar tentang tabiat manusia sebagai interaksi pada tujuannya dihadapkan dengan ketersediaan sumber kekuatan untuk menggapai tujuannya.

2. Alfred Marshall
Menurut Alfred Marshall, definisi ekonomi adalah belajar perihal manusia sebagaimana mereka meniti hidup, bergerak dan berpikir dalam konteks keseharian.

3. John Adam Smith
Menurut Adam Smith, pengertian ekonomi adalah penyelidikan mengenai suatu keadaan dan karena terdapatnya kekayaan negara.

4. John Stuart Mill
Menurut John Stuart Mill, pengertian ekonomi adalah ilmu yang konsen pada penciptaan nilai ubah barang dan jasa yang mampu menaikkan kekayaan dan kemakmuran suatu negara.

5. Hermawan Kartajaya
Menurut Hermawan Kartajaya, pengertian ekonomi adalah suatu wadah dimana sektor industri melekat diatasnya.

Prinsip-Prinsip Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi terdapat sebagian prinsip yang mendasarinya. Mengacu pada pengertian ekonomi di atas, tersebut ini adalah prinsip-prinsip ekonomi tersebut:

1. Prinsip Produksi
Pengertian komitmen memproses dalam ekonomi adalah perekonomian mempunyai peran didalam pengadaan produk, baik itu barang maupun jasa.

Proses memproduksi memerlukan ongkos dan usaha didalam pelaksanaannya. Aktivitas memproses dapat membukan lapangan pekerjaan dan menghasilkan produk tertentu.

2. Prinsip Distribusi
Pengertian komitmen distribusi di dalam ekonomi adalah aktivitas penyaluran/ distribusi suatu produk kepada para konsumen. Kegiatan distribusi ini wajib dijalankan bersama perhitungan sementara yang baik supaya produk yang disalurkan tiba di lokasi penjualan tepat waktu.

Misalnya, pengiriman buah-buahan dan sayur-sayuran dari para petani ke para penjaja di pasar. Proses distribusi dilakukan pada selagi dini hari sehingga kualitas buah dan sayur selamanya baik pas customer membelinya.

3. Prinsip Konsumsi
Pengertian komitmen mengkonsumsi didalam ekonomi adalah segala aktivitas pemanfaatan suatu product yang dilakukan manusia untuk mencukupi kebutuhannya.

Misalnya, seorang pemilik tempat tinggal belanja genteng untuk mengganti genteng rumahnya yang rusak. Tujuannya supaya atap rumahnya tidak bocor dikala hujan dan mulai nyaman.

Motif Ekonomi

Motif ekonomi adalah segala hal yang jadi dorongan atau alasan yang membawa dampak seseorang jalankan tindakan ekonomi, baik berasal dari dalam diri sendiri maupun dari luar. Secara umum, ada dua model motif ekonomi, yaitu:

I. Berdasarkan Asalnya
Motif Intrinsik, yakni motivasi dari didalam diri manusia untuk laksanakan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia melacak makan sebab merasa lapar.
Motif Ekstrinsik, yaitu impuls atau pengaruh yang berasal dari luar pada manusia untuk melaksanakan aktivitas ekonomi. Misalnya; manusia menginginkan membeli rumah gara-gara menyaksikan orang lain membeli rumah.

II. Berdasarkan Pertimbangan Ekonomi
Motif untuk Bertahan Hidup, yaitu motivasi dalam diri manusia untuk menjaga hidupnya supaya mengupayakan jalankan berbagai hal. Misalnya; bekerja untuk mendapatkan uang untuk belanja makanan.
Motif untuk Mendapatkan Keuntungan, yaitu permintaan manusia untuk meraih keuntungan berasal dari kesibukan ekonomi. Pada kebanyakan motif ini dimiliki oleh para produsen atau pedagang. Misalnya; menjajakan suatu hal kepada orang lain dengan mengambil alih keuntungan berasal dari penjualan tersebut.
Motif untuk Mendapatkan Penghargaan, yaitu semangat dari didalam diri manusia untuk melaksanakan kesibukan ekonomi karena mendambakan beroleh penghargaan, baik sebab keahlian yang dimiliki maupun dikarenakan jasa yang dilakukan.

Kegiatan Ekonomi
Secara garis besar aktivitas ekonomi manusia adalah kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Berikut penjelasan ringkas berasal dari tiap-tiap kegiatan tersebut:

1. Kegiatan Produksi
Inti berasal dari aktivitas mengolah adalah memiliki tujuan untuk membuahkan produk, baik itu barang maupun jasa. Pelaku kegiatan produksi ini adalah entrepreneur di beraneka industri, jikalau pebisnis agribisnis, pengusaha furnitur, konsultan, dan lain-lain.

Barang atau jasa yang diciptakan dari aktivitas memproses bakal disalurkan kepada pembeli untuk memenuhi kebutuhannya. Jadi, aktivitas mengolah yang dilaksanakan produsen adalah untuk memenuhi kebutuhan para konsumen.

2. Kegiatan Distribusi
Inti dari kesibukan distribusi adalah menyalurkan produk (barang/ jasa) berasal dari suatu lokasi ke lokasi terdekat bersama konsumen. Proses distribusi amat gawat di dalam kegiatan ekonomi dikarenakan mampu mewujudkan kecocokan antara kebutuhan dan ketersediaan produk yang diperlukan konsumen.

Proses distribusi bukanlah kegiatan tunggal, tapi perpaduan berasal dari beraneka aktivitas. Kegiatan distribusi ini meliputi kegiatan pengangkutan barang, pengemasan, penyimpanan, standarisasi kualitas barang, dan lain-lain.

Dengan kata lain, kesibukan distribusi ini miliki banyak kesibukan yang saling berhubungan. Dan tujuan akhirnya adalah penyaluran barang yang diperlukan kastemer mampu tiba pada sementara yang tepat dan barang di dalam keadaan yang baik.

3. Kegiatan Konsumsi
Inti berasal dari kegiatan mengkonsumsi adalah kegiatan Mengenakan atau menggunakan produk (barang/ jasa) untuk mencukupi kebutuhan konsumen. Contoh kegiatan mengkonsumsi diantaranya:

Membeli bahan makanan untuk diolah jadi makanan
Membeli baju dan celana untuk dipakai sehari-hari
Penggunaan energi listrik untuk menyalakan barang-barang elektronik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *