Advertisement

Insektisida banyak digunakan untuk berbagai tujuan melawan serangga, misalnya membasmi hama tanaman, membersihkan lingkungan dari serangga pembawa penyakit, mengawetkan bahan bangunan, membasmi hama gudang, dan sebagainya. Pada saat ini telah diketahui berjuta-juta spesies serangga, dan beberapa ribu spesies di antaranya sering menimbulkan masalah. Dengan perkembangan teknologi pada saat ini, insektisida yang paling banyak digunakan adalah insektisida organik sintetik. Penggunaan insektisida ini banyak menimbulkan masalah dalam pencemaran lingkungan, termasuk pencemaran air, bahan pangan, dan sebagainya.

Insektisida organik sintetik dapat dibedakan atas tiga kelompok berdasarkan struktur dan komposisinya, yaitu:

Advertisement
  1. Insektisida organokhlorin, misalnya DDT, metoksikhlor, aldrin dan dieldrin
  2. Insektisida organofosfor, misalnya parathion dan malathion
  3. Insektisida karbamat, misalnya karbaril (Sevin) dan Baygon

Sifat-sifat insektisida tersebut berbeda-beda meskipun termasuk dalam satu kelompok. Perbedaan tersebut disebabkan oleh perbedaan grup yang terikat pada struktur inti dasar yang terdapat di setiap kelompok. Dua sifat insektisida yang penting jika dilihat dari segi pencemarannya terhadap ] ingkungan y aitu daya racunnya (toksisitasnya) dan kemudahannya untuk terdegradasi.

Incoming search terms:

  • perbedaan pestisida dan insektisida
  • perbedaan insektisida dan pestisida
  • arti insektisida
  • arti pestisida dan insektisida
  • Perbidaan pastisida dengan insiksida
  • www perbedaan pestisida dgn insektisida com

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • perbedaan pestisida dan insektisida
  • perbedaan insektisida dan pestisida
  • arti insektisida
  • arti pestisida dan insektisida
  • Perbidaan pastisida dengan insiksida
  • www perbedaan pestisida dgn insektisida com