Advertisement

Pembangunan perkotaan adalah kegiatan-kegiatan atau proses yang dapat menghasilkan suatu perubahan baik dalam bidang fisik, sosial maupun ekonomi dan budaya di daerah perkotaan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mengurangi kesenjangan dan memantapkan stabiiitas nasional.
Garis-garis Besar Haluan Ne-gara (GBHN) 1993 menyebutkan bahwa pembangunan perkotaan ditingkatkan dan diselenggarakan secara berencana dan terpadu dengan memperhatikan rencana umum tata ruang, pertumbuhan penduduk, lingkungan permukiman, lingkungan usaha, dan lingkungan kerja serta kegiatan ekonomi dan kegiatan sosial lainnya. Agar terwujud pengelolaan perkotaan yang efisien dan tercipta suasana aman, tertib, lancar, sehat, nyaman dan indah, perhatian khusus diberikan pada sarana dan prasarana umum yang layak. Sehubungan dengan masalah tersebut di atas apabila dilihat laju pertumbuhan penduduk di perkotaan terus meningkat dari tahun ke tahun, maka tuntutan untuk penyediaan sarana dan prasarana akan semakin besar.
Masalah utama yang dihadapi dalam pembangunan perkotaan sebagai akibat dinamika pertumbuhan di atas adalah masalah penyediaan tanahnya. Konsekuensi dari hal tersebut di atas adalah nilar ekonomi dari pemanfaatan tanah kota menjadi tinggi. Keadaan ini apabila tidak dikendalikan akan mengarah kepada terjadinya pemanfaatan dan penggunaan tanah yang tidak seimbang yang akan memperbesar jurang perbedaan antara golongan ekonomi kuat dan lemah. Secara konkrit keadaan ini terlihat pada pemanfaatan tanah pada daerah yang seharusnya dipreservasi seperti bantaran sungai, sumber-sumber air tanah, penguasaan tanah yang bukan haknya dan sebagainya, sehingga akan menimbulkan daerah-daerah kumuh, rawan banjir, kemacetan lalu lintas dan sebagainya. Dari sisi komersial adalah munculnya upaya-upaya spekulasi tanah yang mendorong harga tanah menjadi sangat tinggi sehingga semakin menyulitkan penyediaan tanah untuk pemba-ngunan sarana dan prasarana.
Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan tersebut di atas diperlukan pengembangan konsep tata ruang kota yang pada dasarnya merupakan suatu pola pikir dalam upaya mengefektifkan dan mengefisienkan pemanfaatan ruang yang ada. Hal ini dapat diwujudkan dengan mengikut sertakan berbagai fihak dalam proses perencanaan agar dapat disusun suatu rencana yarn dapat diwujudkan sesuai dengan aspirasi pemerintah dan masyarakat.
Pada saat ini peran pemerintah pusat dalam pembangunan daerah perkotaan masih sangat besar, hal ini tentunya akan mengurangi efisiensi dan efektifiias hasil pembangunan karena kemampuan pemerintah yang terbatas. Hal ini juga akan membatasi peran serta masyarakat dan swasta dalam kegiatan pembangunan, keadaankeadaan ini pada gilirannya akan mengakibatkan kecilnya penggalian pendapatan asli daerah yang membuat kota menjadi tidak mandiri.
Untuk dapat meningkatkan daya saing kota kita terhadap kotakota lain di dunia diperlukan upayaupaya peningkatan produktifitas dan memeratkan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan perkotaan baik bagi masyarakat maupun sektor swasta. Hal ini tentu saja menuntut profesionalisme yang tinggi dari pola pengelolaan kota. Dengan semakin berperannya masyarakat dan swasta dalam pembangunan perkotaan, peran pemerintah di masa yang akan datang lebih sebagai pendorong dan pengatur.
Masalah lain di daerah perkota-an yaitu dicirikan oleh masih terbatasnya pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat golongan berpendapatan rendah termasuk lapangan kerja. Daerah perkotaan yang merupakan pusat kegiatan ekonomi, teknologi, informasi dan inovasi nantinya akan menjadi bagian dari sistem kota-kota dunia yang dihubungkan dengan jaringan transportasi dan komunikasi yang canggih. Dengan demikian secara perlahan tapi pasti daerah perkotaan akan menjadi terspesialisasi dalam sistem produksi barang dan jasa. Dalam konteks ini maka akan semakin jelas bahwa daerah perkotaan di Indonesia tidak akan terlepas dari pengaruh globalisasi baik ekonomi maupun sosial dan budaya.
Persoalan yang dihadapi oleh pemerintah adalah bagaimana mempersiapkan masyarakat dengan kondisi yang ada saat ini untuk mampu berkiprah dalam pembangunan perkotaan yang akan penuh dengan persaingan. Kiranya adalah tepat untuk melaksanakan pembangunan perkotaan dengan pendekatan kemitraan dalam penyediaan tanahnya.

Incoming search terms:

  • pengertian pembangunan perkotaan
  • pembangunan perkotaan
  • masalah masalah dalam pembangunañ
  • pengertian pembangunan perko

Advertisement
Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian pembangunan perkotaan
  • pembangunan perkotaan
  • masalah masalah dalam pembangunañ
  • pengertian pembangunan perko