MEKANISME SALURAN PERUBAHAN DAN ARAH PERUBAHAN

54 views

Sekurang-kurangnya, ada dua hal yang hendak dibicarakan di sini, yaitu mengenai saluran (channel) dan mekanismenya serta arah dari perubahan yang dilakukan itu. Saluran perubahan pada dasarnya merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh suatu proses untuk menanam ide-ide, gagasan-gagasan, serta keyakinan-keyakinan (ide-perubahan) maupun hasil- hasil budaya yang berupa fisik.

Apabila kita tengok kembali batasan mengenai perubahan sosial yang diajukan oleh Selo Soemardjan “bahwa perubahan-perubahan sosial adalah perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan” — maka, karena yang mengalami perubahan itu adalah lembaga kemasyarakatan (social institutions), maka saluran dari perubahan itu juga adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan – institusi – itu sendiri. Mengapa? Lembaga-lembaga kemasyarakatan adalah pola- pola aktivitas dalam rangka memenuhi kebutuhan, dan di dalam konsep ini termasuk pula pola-pola untuk menjalankan assosiasi atau organisasi.

Ide-ide perubahan (“ide-ide, gagasan-gagasan maupun keyakinan-keyakinan serta hasil-hasil budaya yang berupa fisik) itu muncul dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan secara lebih baik dari yang ada pada saat ini, maka pada hakekatnya ide-ide perubahan itu (pada umumnya) muncul atau timbul dari lembaga-lembaga kemasyarakatan itu juga. Lembaga- lembaga kemasyarakatan yang dimaksud (beserta organisasinya) adalah misalnya, lembaga pemerintahan, lembaga agama, lembaga keluarga, lembaga ekonomi, dan sebagainya. Lembaga-lembaga yang mana yang digunakan, sangat tergantung pada pusat perhatian pada saat itu.  Setiap perubahan, bagaimanapun juga, akan meninggalkan bentuk yang diubah. Bentuk yang diubah ini tidak harus dipandang dan selalu menuju pada bentuk yang baru, akan tetapi mungkin saja perubahan itu menuju pada bentuk yang sudah pernah ada sebelumnya, atau bahkan akan menuju kepada kedua bentuk tersebut secara bersamaan. Suatu bentuk dari arah perubahan itu dapat ditentukan, apabila perubahan itu sendiri telah direncanakan; atau dengan lain perkataan, dalam perubahan berencanalah bentuk atau arah perubahan itu dapat diten-tukan. Artinya bahwa dalam perubahan berencana terdapat fihak-fihak tertentu yang menentukan arah dari perubahan yang dituju itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *