Advertisement

Terbagi atas dua langgam utama, Koto Piliang dan Bodi Chaniago. Dua langgam arsitektur utama ini berasal dan berkembang dari beberapa suku bangsa yang ada di Minangkabau. Suku bangsa-suku bangsa yang paling berpengaruh di antaranya adalah Koto, Piliang, Bodi, dan Chaniago. Kedua langgam utama terbentuk menurut sistem pemerintahan suku bangsanya masing-masing.

Sistem pemerintahan Koto Piliang berdasarkan otokrasi; semua keputusan ditentukan secara mutlak oleh pimpinan masyarakat dan semua anggota masyarakat tunauk di bawahnya. Hal ini berpengaruh terhadap rancang bangun rumah adatnya yang tinggi dengan lantai bertingkat. Lantai bagian atas untuk orang-orang yang dihormati dan bagian bawah bagi masyarakat umum. Bodi Chaniago menjalankan sistem demokrasi; anggota masyarakat suku bangsa ini mempunyai hak dan kewajiban yang sama sehingga tidak ada pembedaan derajat anggota masyarakatnya. Di sinilah letak perbedaan utama arsitektur langgam Koto Piliang dan Bodi Chaniago.

Advertisement

Desa di Minangkabau terbagi atas dua bagian utama, vakni daerah tempat tinggal yang disebut nagari, serta hutan dan ladang milik desa yang disebut taratak. Sebutan nagari untuk bagian desa tertentu merupakan pengaruh dari masa pendudukan Belanda. Kantor kepala nagari terdapat di tengah-tengah desa, biasanya pada pertengahan jalan utama desa dengan rumah penduduk di kiri-kanannya. Pusat kota lazimnya dilengkapi mesjid, balai adat, serta pasar yang berlangsung sekali atau dua kali seminggu.

Adat perkawinan Minangkabau yang menganut garis matrilinial atau matrilokal, artinya, keturunan yang berwenang dalam keluarga berasal dari pihak wanita, juga berpengaruh pada arsitekturnya. Hal ini tampak pada rumah adat yang hanya dikhususkan bagi wanita dan anak-anak, pria harus tinggal di madrasah atau di rumah ibunya.

Rumah Tradisional Minangkabau biasa disebut rumah gadang. Rumah yang berupa rumah panggung ini lazimnya menghadap ke utara. Ciri utama rumah gadang terletak pada bentuk lengkung atapnya yang disebut gonjong, diartikan sebagai tanduk berbentuk perahu atau rebung (anak bambu) yang baru mencuat ke luar. Gonjong rumah gadang ada 6 buah dan tersusun secara simetris, 3 di sebeiah kiri dan 3 di sebelah kanan. Rumah gadang ditopang tonggak-tonggak kayu, setiap didieh, bagian lebar, dibatasi 4 tonggak. Antara atap dan lantai terdapat loteng yang disebut pagu dan berfungsi sebagai gudang. Penutup atap biasanya ijuk atau seng. Bila dilihat dari depan, tiang-tiangnya berdiri melebar ke atas dan berhubungan dengan atap melengkungnya.

Ada dua langgam rumah gadang, yakni langgam Koto Piliang dan Bodi Chaniago. Selain untuk tempat tinggal bagi seluruh keluarga termasuk yang sudah menikah, rumah gadang juga dipakai untuk upacara adat, seperti perkawinan dan musyawarah. Bentuknya persegi panjang dengan jumlah ruangan ganjil, mulai dari tiga atau biasanya tujuh sampai kadang-kadang 17 ruang. Rumah gadang secara memanjang terbagi atas ruang dan melebar terbagi atas didieh. Bagi an belakang bangunan selebar satu didieh biasanya digunakan untuk kamar tidur, sedangkan selebihnya terbuka untuk tempat berkumpul. Denah memanjang rumah gadang seakan-akan terbagi dalam dua bagian karena pintu masuk, yang diletakkan di tengah, membutuhkan lorong tempat masuk ke dalam bangunan itu. Bilik yang berhadapan dengan pintu biasanya terbuka untuk aliran udara.

Pemisahan ruangan dimanfaatkan untuk menempatkan para remaja agar terpisah dari orang tuanya. Di kedua ujung bangunan ditambahkan ruang kehormatan yang disebut anjungan’, untuk itu lantainya ditinggikan sekitar 40 sentimeter. Anjungan dipakai sebagai tempat menyulam, berangin-angin, upacara pernikahan, dan musyawarah. Dapur terletak di belakang dan dihubungkan dengan jembatan. Saat upacara berlangsung, tempat duduk tiap anggota keluarga telah ditentukan. Misalnya, anjungan kanan untuk para datuk, ruang kanan untuk orang tua, dan ruang kiri untuk remaja.

 

Incoming search terms:

  • rumah gadang koto piliang
  • Bentuk Rumah Gadang koto piliang
  • Ciri ciri rumah gadang bodi caniago
  • perbedaan rumah gadang caniago dan piliang
  • rumah adat minang chaniago

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • rumah gadang koto piliang
  • Bentuk Rumah Gadang koto piliang
  • Ciri ciri rumah gadang bodi caniago
  • perbedaan rumah gadang caniago dan piliang
  • rumah adat minang chaniago