Advertisement

Atlet lompat jangkit Indonesia dan pemegang rekor nasional untuk nomor itu dari tahun 1961 hingga 1981. Ia kemudian menjadi pelatih atletik yang berhasil membuahkan sejumlah atlet berprestasi.

Papilaya lahir di Panton Labu, Aceh. Ia semula bercita-cita menjadi biolog. Tetapi karena ayahnya meninggal sejak Papilaya masih kecil, ibunya tidak mampu membiayai pendidikan. Papilaya tidak meneruskan pendidikannya setamat SMA.

Advertisement

Papilaya berkenalan dengan cabang olahraga atletik sejak masih di sekolah menengah pertama. Dalam masa itu ia kerap diminta gurunya untuk membantu melatih atletik teman-temannya. Untuk itu ia dibayar. Bayaran yang ia terima dipakai untuk biaya sekolah. Ia kemudian bergabung dengan Persati (Persatuan Atletik Indonesia), Medan, tempat bergabungnya sejumlah atlet ternama. Pada tahun 1957 Papilaya untuk pertama kalinya mengikuti PON sebagai wakil Sumatra Utara. Pada tahun 1961, dalam Pesta Sukan di Malaysia, ia merebut satu medali emas untuk lompat jangkit. Setahun kemudian, dalam Asian Games IV di Jakarta, ia merebut satu emas untuk lompat jauh.

Kini selain bekerja sebagai karyawan Divisi Jasa Komoditi Umum PT Sucofindo, Papilaya tetap melatih atletik dan bergabung dengan klub Jayakarta. Dialah pelatih M. Mochtar (yang memecahkan rekor nasional lompat jangkitnya, 1981), Marwoto (juara lompat jauh SEA Games, 1983), dan Irma England (juara lompat jauh PON 1973).

 

Advertisement