Advertisement

MENGENAL BORIS PASTERNAK, (1890-1960) – Adalah sastrawan besar Rusia, sejajar dengan Mayakowski dan Blok, dalam abad ke-20. Ia lahir di Moskwa. Ayahnya seorang pelukis yang pernah melukis Lenin dan Leo Tolstoi, dan ibunya seorang musikus. Pada masa mudanya, Pasternak belajar musik. Kemudian ia beralih bidang, dan mempelajari ilmu hukum. Setelah itu ia beralih lagi untuk mempelajari filsafat di Marburg, Jerman, di bawah asuhan Hermann Cohen, seorang Yahudi penganut aliran Neo- Kant. Pada Perang Dunia I (1914-1918) ia kembali ke Rusia. Mula-mula ia bekerja di sebuah pabrik di Urai, kemudian di perpustakaan. Setelah revolusi Rusia, ia giat dalam gerakan seni avant garde, pelopor kesenian. Ia mulai menulis sajak-sajak pada tahun 1917. Pada tahun 1922 terbit kumpulan sajaknya Adikku, Kehidupan, sedangkan puisi otobiografis, Spectorsky, ia terbitkan tahun j932. Namun setelah itu ia berhenti berkarya, dan mulai giat menerjemahkan karya-karya Verlaine, Goeth Shelley dan Shakespeare. Terjemahannya mendapat sambutan baik.

Setelah absen mencipta selama 20 tahun, tiba-tiba pada tahun 1953 ia menghasilkan mahakarya, yakni roman Dokter Zhivago, yang dilarang terbit di Rusia sendiri. Namun sebuah naskahnya lolos dan diterbitkan di Italia (1957). Roman ini baru diterbitkan di Uni Soviet pada masa pemerintahan Gorbachev (sekitar

Advertisement

Pada tahun 1958, roman Dokter Zhivago memperoleh Hadiah Nobel Kesusastraan. Namun Pasternak sendiri idak dapat menerima hadiah tersebut karena khawatir tidak akan diperbolehkan kembali ke tanah airnya oleh pemerintah Soviet waktu itu. Pasternak lebih mencintai tanah airnya daripada hadiah terhormat dunia tersebut. Kemasyhurannya ini membuat para penerbit mengumpulkan karya-karyanya yang lain, di antaranya buku Karya-karya Pilihan Pasternak yang berisi cerita pendek, puisi dan autobiografi pendeknya, serta Kemandirian (Self Conduct). Roman Dokter Zhivago ini pada tahun 1960 diterjemahkan oleh Trisno Sumardjo dalam bahasa Indonesia, dan sekitar 25 tahun kemudian mengalami cetakan kedua.

Dokter Zhivago adalah seorang dokter dan penyair vang mengalami gejolak hebat revolusi komunis yang penuh pembunuhan irasional, kelaparan, wabah, pemberontakan militer dan pengadilan partai komunis. Ia mengungsi ke daerah pedalaman, Urai, dengan menempuh perjalanan kereta api yang berhari-hari lamanya. Di sepanjang jalan ia menyaksikan penderitaan rakyat, desa-desa yang dibakar kaum perusuh, serta kota-kota yang kedinginan dan kelaparan. Roman ini dijejali erbagai karakter yang mewakili kondisi jamannya. Kisah panjang ini dijalin dengan percintaan Zhivago dengan gadis jelita dan lembut, Lara, yang merupakan lambang kebahagiaan dan keindahan hidup manusia yang selalu dicari untuk kemudian lepas kembali.

Advertisement