Advertisement

Menurut kitab Pararaton, putri tunggal seorang pendeta Budha yang tinggal di Panawijen, di sekitar Gunung Kawi, Jawa Timur. Ia menikah dengan Awuku Tumapel, Tunggul Ametung. Awuku adalah gelar jabatan kepala daerah, sedangkan Tumapel suatu daerah di wilayah Kerajaan Singasari. Ken Dedes terkenal akan kecantikannya. Menurut cerita rakyat, betisnya begitu indah sehingga seolah-olah memancarkan sinar. Ketika ia sedang hamil tiga bulan, suaminya dibunuh oleh Ken Arok, se-orang hamba yang berparas tampan. Ken Arok memfitnah Kebo Ijo sebagai pembunuhnya. Ken Dedes, yang sebenarnya menyaksikan pembunuhan itu, menutup mulut, karena ia cinta pada Ken Arok. Maka Ken Arok pun menjadi awuku dan mengawininya. Ken Arok kemudian menjadi Raja Singasari.

Anak Ken Dedes yang kemudian lahir diberi nama Anusapati. Dari perkawinannya dengan Ken Arok, ia memperoleh satu orang anak, yaitu Mahisa Wongateleng. Anak Anusapati, yaitu Ranggawuni, kelak menikah dengan anak Mahisa Wongateleng, yaitu Mahisa Campaka. Ranggawuni, cucu Ken Dedes, kemudian menjadi raja dengan gelar Sri Jaya Wisnuwardhana, dan memerintah Singasari dari tahun 1248- 1268. Setelah Ken Dedes meninggal dunia, dibuatkan patungnya yang diberi nama Pradnya Paramita. Patung itu sekarang disimpan di Museum Leiden, di Belanda.

Advertisement

Incoming search terms:

  • arti nama ken dedes
  • arti kendedes
  • jabatan awuku
  • arti pradya paramita
  • arti nama putri Ken Dedes
  • arti nama pradnya paramita
  • kisah ken arok yang sebenarnya
  • arti nama ken
  • arti ken dedes
  • arti gelar sri jaya wisnuwardana

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • arti nama ken dedes
  • arti kendedes
  • jabatan awuku
  • arti pradya paramita
  • arti nama putri Ken Dedes
  • arti nama pradnya paramita
  • kisah ken arok yang sebenarnya
  • arti nama ken
  • arti ken dedes
  • arti gelar sri jaya wisnuwardana