Advertisement

Ditandai oleh munculnya bentuk republik untuk pertama kalinya. Bulan Desember 1911, para pemimpin revolusioner bertemu di Nanching untuk membentuk Republik Cina. Mereka menunjuk Sun Yat-sen sebagai presiden sementara. Dinasti Manchu yang merasa tersaing memanggil pensiunan pejabat militer bernama Yuan Shih-kai untuk menyingkirkan para pendukung republik. Tetapi, Yuan justru mengadakan hubungan rahasia dengan Sun Yat-sen dan para pengikutnya. Kaisar Manchu yang terakhir, Pu Yi, seorang bocah berusia enam tahun, menyerahkan kekuasaan pada 12 Februari 1912. Beberapa bu-lan kemudian Yuan diangkat menjadi presiden atas permintaan Sun Yat-sen.

Tetapi Yuan ternyata bertindak sewenang-wenang. Tahun 1913, kelompok revolusioner mendirikan Kuo- mintang (Partai Nasional) dan menyusun gerakan revolusioner melawan Yuan. Revolusi ini gagal. Para pemimpin nasionalis melarikan diri ke Jepang. Yuan menjalankan jabatan kepresidenannya secara diktator dan merencanakan dirinya menjadi kaisar. Tetapi, para pendukungnya menentang dibentuknya kembali kekaisaran. Akhirnya para pemimpin militer di semua propinsi memberontak.

Advertisement

Advertisement