Advertisement

MENGENAL DANAU KELIMUTU – Salah satu gunung berapi di Flores yang menjadi terkenal di seluruh dunia karena memi­liki danau tiga warna. Letaknya di Kabupaten Ende. Menurut catatan Pos Pengawasan Gunung Berapi di Flores, Kelimutu tergolong tipe C. Puncaknya mem­bujur dari barat laut ke tenggara. Tingginya 1.600 me­ter di atas permukaan laut. Lerengnya berhutan cema­ra. Tebing dan jurangnya banyak. Kaldera Kelimutu membentuk tiga danau berdampingan dengan warna berbeda, merah, putih, dan biru.

Oleh masyarakat setempat, danau berwarna merah disebut Tiwu Ata Polo yang berarti danau untuk roh jahat. Penduduk beranggapan, di sekitar dan di dalam danau merah ini, berdiam roh jahat yang dapat merenggut nyawa siapa saja. Luasnya, menurut Pos Pengawasan Gunung Berapi di Flores, 600 x 400 me­ter dengan kedalaman 65 meter. Letaknya agak terpi­sah dari kedua danau lain dan sulit dijangkau selain karena kedalaman tebing, juga karena kandungan be­lerang yang tinggi. Warna merah ini disebabkan en­dapan zat besi di dasar danau.

Advertisement

Danau biru disebut Tiwu Nuwa Mur i Koo Fai atau danau untuk roh muda mudi. Danau ini beriak cerah dan melambangkan semangat kaum muda yang energetik. Luasnya sama dengan danau merah namun ber­kedalaman 125 meter. Danau ini pun sulit dicapai ka­rena bertebing curam dan dalam. Menurut legenda, ke dalam danau ini pernah sepasang muda mudi melaku­kan bunuh diri.

Danau putih disebut Tiwu Ata Mbupu atau danau untuk roh orang tua. Danau ini nyaris tak beriak. Ke­tenangannya melambangkan jiwa orang tua yang se­nantiasa dapat memberi keteduhan dan ketenangan bagi siapa pun juga. Luasnya 850 x 700 meter dengan kedalaman 70 meter. Wisatawan dapat turun hingga ke bibir danau. Menurut catatan, orang asing pertama yang mendaki Gunung Kelimutu ialah Le Roux dan Van Suchtelen tahun 1951.

Untuk mencapai danau ini orang terlebih dahulu harus datang ke kota Ende. Jarak Ende – Kelimutu 64 kilometer. Kendaraan bermotor yang dapat digunakan ialah bis jurusan Ende – Maumere atau colt carteran. Di desa Moni, 53 kilometer dari Ende, orang harus membelok ke kanan. Setelah melewati kampung Waturaka, tempat melapor diri dan membeli tiket, perja­lanan dilanjutkan melalui hutan cemara dan sabana sejauh 10 kilometer hingga ke pelataran puncak. Di pelataran ini dibangun sebuah tugu berpagar besi di ketinggian tebing. Dari balik pagar ini dapat disaksi- kan danau tiga warna tersebut.

Saat terbaik untuk menyaksikan panorama indah ini adalah pagi hari karena pada siang hari kaldera ini sering tertutup kabut tipis.

Penggalakan pariwisata ke Kelimutu ini mulai di­rintis bersamaan dengan dibukanya jalur penerbangan perintis Maumere – Ende dan trayek pelayaran KM Kelimutu yang menyinggahi Ende.

Incoming search terms:

  • Pembahasan danau kelimutu
  • apa arti kalimutu
  • arti dari kalimutu
  • luas dan krdalaman danau kalimutu

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • Pembahasan danau kelimutu
  • apa arti kalimutu
  • arti dari kalimutu
  • luas dan krdalaman danau kalimutu