Advertisement

Tokoh intelektual agama Budha Indonesia yang memegang peranan penting dalam pengembangan agama Budha Indonesia selama dekade awal tahun 60-an hingga awal tahun 70-an. Dhammaviriya menguasai pengetahuan dan makna berbagai sutta dan keterampilan dalam menerjemahkan pengetahuan bahasa asing ke bahasa Indonesia. Ia juga fasih berbahasa Belanda, Inggris, Jerman, Perancis, Mandarin, Sanskerta dan Pali.

Dhammaviriya menghasilkan banyak tulisan berkaitan dengan pelajaran agama Budha, berbagai terjemahan sutta, serta naskah drama, di antaranya yang terpenting Bahagia jilid I dan II, sebagian Kursus Tertulis Agama Budha, Kitab Suci Agama Budha, Dhammapada, Vajracchedika Sutra, Prajnaparamita- Sutra, Pancaran Bahagia, Budha Dharma Hrdaya, Sigalovada-Suttanta, Dhaniyasutta, dan Segenggam Biji Lada. Ia juga membantu penyuntingan karya tulis agama Budha dari pihak lain. Di samping itu ada pula naskah yang belum selesai dan belum sempat diterbitkan semasa hidupnya, yaitu Sadar dan Bahagia. Naskah ini berisi pelajaran agama Budha tingkat akademi dan diharapkan akan mencakup bahan yang bersumber naskah Pali maupun Sanskerta. Naskah yang hampir selesai adalah yang bersumber naskah Pali dan akan diterbitkan sebagai karya pascamerta.

Advertisement

Advertisement