Advertisement

Ko­mandan tertinggi pasukan Sekutu di Eropa yang menghancurkan kekuatan Jerman dalam Perang Du­nia II. Ia memangku jabatan presiden Amerika Seri­kat (AS) ke-34 selama dua periode (1953-1957 dan 1957-1961).

Eisenhower, yang sering dipanggil “Ike”, lulusan akademi militer West Point tahun 1915. Mula-mula ia menjadi pelatih batalion tank. Tahun 1918, ia me­nerima penghargaan Dis­tinguished Service Medal.

Advertisement

Setelah bertugas di pang­kalan militer AS di Terusan Panama (1922-1924), ia di­kirim ke Sekolah Komando dan Staf Umum di Fort Leavenworth, Kansas. Dari semua teman seangkatan di sekolah ini, ialah yang per­tama kali lulus (1926). Ia kemudian dikirim ke Kolese Angkatan Perang di Washington DC, dan lulus dua tahun kemudian. Semenjak itu kariernya menanjak terus.

Tahun 1941 ia diangkat menjadi Kepala Staf Divisi III Angkatan Darat, dengan pangkat kolonel. Karena kecemerlangannya dalam latihan perang, ia naik pang­kat menjadi brigadir jenderal dalam tahun itu juga. Lima hari setelah Pearl Harbor diserang Jepang, ia ditarik oleh Jenderal George C. Marshall ke Bagian Perencanaan Angkatan Perang. Pada Maret 1942 ia menjadi Kepala Operasi Departemen Peperangan de- ngan-pangkat mayor jenderal. Pangkatnya naik lagi menjadi Letnan Jenderal setelah ia ditempatkan di London mengepalai seluruh kekuatan Amerika Seri­kat di Eropa. Dalam operasi serangan balasan terha­dap Jerman, ia memimpin seluruh pasukan Sekutu. Tidak lama kemudian Eisenhower diangkat menjadi jenderal.

Setelah perang usai, Eisenhower menjadi Kepala Staf Angkatan Darat AS sampai tahun 1948; Rektor Universitas Columbia (1948-1953); dan Panglima Ter­tinggi Organisasi Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dari 1950 – 1952.

Karier Kepresidenan. Sejak 1948, Partai Republik maupun Partai Demokrat sudah berkeinginan men­calonkan Eisenhower sebagai presiden, tetapi Eisen­hower malah memilih menjadi rektor universitas. Ta hun 1952, karena desakan yang kuat dari kaum Re­publik, Eisenhower menyetujui pencalonannya. Da­lam pemilihan umum ia memenangkan 34 juta suara. Dalam karier kepresidenannya, Eisenhower dua kali terpilih menjadi presiden (1953-1957 dan 1957-1961).

Langkah pertamanya sebagai presiden adalah mengakhiri Perang Korea melalui gencatan senjata yang ditandatangani tanggal 27 Juli 1953. Eisenho­wer kemudian menyerukan penyatuan informasi ba­han atom untuk keperluan perdamaian. Seruannya tersebut membuahkan Dewan Tenaga Atom Interna­sional (International Atomic Energy Agency) pada ta­hun 1957, yang disahkan oleh 62 negara.

Eisenhower juga mendorong pembentukan Orga­nisasi Pertahanan Asia Tenggara (SEATO) untuk menghadapi pengaruh komunis. Tetapi dalam tahun 1977 organisasi ini bubar karena dianggap tak bergu­na. Untuk mencegah pengaruh komunis di Timur Te­ngah, Eisenhower mengusulkan suatu doktrin yang ke­mudian dikenal sebagai Doktrin Eisenhower. Doktrin ini menjanjikan bantuan militer maupun ekonomi ke­pada negara-negara di Timur Tengah. Untuk mem­perbaiki hubungan dengan Uni Soviet, Eisenhower mengundang Khrushchev, orang kuat Uni Soviet wak­tu itu. Kunjungan Khrushchev ke Amerika Serikat (1959) merupakan sukses besar. Tetapi sebelum giliran Eisenhower mengunjungi Uni Soviet tiba, sebuah pe­sawat mata-mata Amerika Serikat (U-2) ditembak ja­tuh di wilayah Uni Soviet. Eisenhower mengakui peng­intaian itu, dan Khrushchev dengan marah menarik kembali undangannya, serta membatalkan semua pembicaraan dan rencana pertemuan puncak dengan negara-negara Barat di Paris.

Abad ruang angkasa AS mulai pada masa peme­rintahan Eisenhower. Tanggal 4 Oktober 1957, Uni Soviet berhasil meluncurkan Sputnik /, satelit buatan manusia pertama, ke ruang angkasa. Eisenhower ti­dak ingin tertinggal. Ia kemudian menciptakan ja­batan dan biro Pembantu Khusus Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang bertugas memberi nasihat dan re­komendasi kepadanya dalam bidang ini. Tanggal 31 Januari 1958 Amerika Serikat meluncurkan Explorer I. Bulan Juli tahun yang sama, Kongres menyetujui berdirinya Biro Penerbangan dan Ruang Angkasa Na­sional AS (NASA); sejak itu Amerika Serikat memu­lai berbagai bentuk penjelajahan ruang angkasa.

Eisenhower adalah Presiden Amerika Serikat per­tama yang terkena pembatasan masa jabatan melalui Amademen 22 Undang-undang Dasar AS yang mulai berlaku tahun 1951. Amademen ini melarang seorang presiden mencalonkan diri lagi setelah dua kali ter­pilih.

Incoming search terms:

  • eisenhower adalah

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • eisenhower adalah