Advertisement

Salah satu penulis drama tragedi terbesar Yunani kuno, di samping Aeschylus dan Sophokles. Euripides dibesarkan di Athena dan belajar filsafat dan kesusastraan di bawah Anagoras dan Protagoras. Teman dekatnya antara lain Socrates.

Walaupun, seperti penulis sejamannya, mengambil tema dari cerita mitologi, ia melukiskan tokoh drama­nya sebagai orang biasa dengan berbagai masalahnya. Kesengsaraan yang menimpa semua tokoh dramanya itu juga diperlihatkan sebagai akibat tindakan mereka

Advertisement

sendiri atau tokoh lain. Karya dramanya mengandung makna yang lebih dalam daripada isinya. Karena dramanya dianggap lebih dalam dan sering mengritik keadaan sosial, politik, dan pemikiran agama pada waktu itu, ia tidak disena­ngi oleh banyak cendekia­wan dan politikus pada ja­mannya. la sendiri sering dijadikan bulan-bulanan dalam komedi karya penu­lis lain, seperti Aristopha­nes. Euripides menulis se­kitar 90 lakon, di antaranya yang masih ada tinggal 19 saja.

Advertisement