Advertisement

Roman panjang berbahasa Melayu-Rendah karangan Haji Mukti. Aslinya roman ini dimuat secara bersambung dalam surat kabar Medan Prijaji di Bandung dari November 1910 hingga Agustus 1912. Pada bulan Desember 1962 sampai September 1965 roman ini dimuat lagi dalam Lentera, lembaran budaya koran Bintang Timur dengan redaksi Piet Santoso Istanto. Dan pada tahun 1987 Pramoedya Ananta Toer menerbitkannya sebagai buku dalam bahasa Indonesia. Identitas pengarang yang menamakan dirinya Haji Mukti ini tak pernah terungkap dengan jelas. Ia menyebut namanya sendiri demikian di samping nama Sondari dalam salah satu tokoh roman ini. Ada dugaan ia seorang Indo-Belanda dari lingkungan priayi.

Cerita roman ini amat panjang dan berbelit. Setting ceritanya daerah Magelang tahun 1855 sampai 1888. Siti Mariah merupakan korban intrik orang-orang Belanda pengusaha tebu yang kaya, sehingga harus menderita berkepanjangan dalam berbagai petualangan.

Advertisement

Advertisement