Advertisement

MENGENAL IRVING LANGMUIR (1881-1957) – Kimiawan industri yang berkarya dalam beberapa cabang kimia, baik teori maupun terapan. Ia adalah pemenang Nobel Kimia pada tahun 1932 berkat penemuannya me­ngenai lapisan tipis mole­kul yang diadsorpsi oleh permukaan zat padat.

Langmuir membantu G.N. Lewis mengembang­kan model tiga dimensi atom untuk menerangkan ikatan kimia. Ia juga me­lontarkan istilah kovalens (covalence) untuk jenis ikatan yang terbentuk bila pasangan elektron digunakan bersama-sama oleh ke­dua atom yang membentuk ikatan itu. Ia mempelajari perilaku atom, ion, dan molekul pada suhu tinggi dan tekanan rendah, antara lain untuk memperbaiki lampu pijar. Ia pun mengembangkan lebih lanjut karya C.D. Child untuk memperbaiki tabung-tabung elektron, Hasilnya adtfiah persamaan ruang-muatan listrik yang disebut persamaan Child-Langmuir.

Advertisement

Dalam studinya mengenai pelucutan listrik dalam gas, Langmuir pertama kali melontarkan istilah plas­ma untuk gas yang terionkan. Isoterm adsorpsi temuannya mengatur adsorpsi pada permukaan zat padat. Karyanya ini memacu perkembangan katalisis heterogen, dan memajukan industri kimia.

Advertisement