Advertisement

MENGENAL IVAN PETROVICH UMMY KARMAN PAVIOV – Ahli fisiologi Rusia yang terutama terkenal dengan konsep refleks berkondisi. Pada tahun 1904 ia menerima Hadiah Nobel bidang fisiologi berkat penelitiannya a&s faal pencernaan. Ia kemudian mengembangkan Penelitiannya untuk membuktikan peranan faktor Kondisioning terhadap tingkah laku manusia.

Vavlov lahir di desa Ryazan, Rusia. Ia anak sulung seorang pendeta. Ia menempuh pendidikan dasar di sekolah yang dikelola para pendeta; pendidikan menengahnya adalah seminari teologi. Pavlov kemudian masuk Universitas St. Petersburg (kini Leningrad) untuk belajar kimia dan fisiologi. Pada tahun 1883 ia menyandang gelar doktor kedokteran. Ia lalu menyelidiki pula keteraturan tekanan darah. Pengalamannya dalam penelitian menjadikan Pavlov ahli bedah yang mahir. Misalnya, ia mampu memasukkan kateter ke dalam pembuluh nadi paha anjing hampir tanpa menimbulkan rasa sakit walaupun tanpa dukungan anestesi. Selain menjadi semakin terkenal sebagai ilmuwan besar, Pavlov pun bersemangat melakukan penelitian. Konsepnya tentang refleks berkondisi dikenal sebagai kondisioning klasik dalam ilmu psikologi. Konsepnya itu menjadi dasar lahirnya teori stimulus-respons dan psikologi perilaku oleh J.B. Watson di Amerika Serikat.

Advertisement

Contoh refleks beftondisi adalah sbb.: oleh Pavlov anjing dibiasakan makan pada saat tertentu. Pada saat itu sebuah lampu di kandang anjing dinyalakan. Bila telah cukup lama, anjing akan terkondisi oleh lampu. Penyalaan lampu akan menyebabkan liur anjing menetes, meskipun makanan tidak diberikan.

Karena terkenal Pavlov memperoleh perlakuan istimewa sebagai warga negara kelas satu dari pemerintah komunis Rusia, di tengah bencana kelaparan yang melanda negerinya ketika itu. Namun ia menolak segala hak istimewa itu, yang dianggapnya menumpulkan moral dan merusak akhlak para ilmuwan. Ia pun menolak keras pengangkatan Bukharin yang komunis sebagai menteri pendidikan. Yang terpenting bagi pendidikan, menurut Pavlov, adalah penyediaan dana yang cukup dan keleluasaan bagi para ilmuwan untuk berkarya tanpa tekanan politis apa pun.

Advertisement