Advertisement

Terdapat dua jenis lebung, yakni lebung asli pada lahan hak milik, dan lebung galian warga. Pada yang pertama, lebak lebung terbentuk secara alami dan terus dipertahankan hingga saat ini. Sementara itu, lebak lebung galian adalah bagian lahan yang tergenang air, lahan yang tidak ditanami padi, di dalamnya terdapat banyak ikan, lalu diperdalam oleh petani sehingga menjadi lebak lebung yang menyerupai lebak lebung alami. Meskipun lebak lebung buatan dinyatakan juga sebagai objek lelang, petani tetap saja memperdalam lebung kecil dengan harapan pengemin akan mendapatkan bagian sepertiganya. Akan tetapi jika pengemin terlalu berpegang pada Perda, petani tidak dapat bagian. Meskipun demikian, lebung buatan bisa didaftarkan melalui izin dari kepala desa.

Advertisement
Advertisement