Karl Polanyi  (1886-1964)

Polanyi, seorang guru yang kharismatik dan sekaligus pemikir orisinal yang gagasan-gagasannya melintasi batas-batas wilayah akademis dan politis, tumbuh dalam lingkungan intelektual sosialisme visionis di Hungaria, sebuah negara yang juga menghasilkan manusia-manusia seperti George Lukacs dan Karl Mannheim. Untuk mengelakkan diri dari rezim-rezim yang otoriter pada 1919 ia pindah dari Bundapest ke Vienna, di mana ia bekerja sebagai wartawan ekonomi selama tahun- tahun depresi, dan lagi-lagi pada 1933 ia pindah dari Vienna ke Inggris. Kuliah-kuliahnya di Inggris bagi Asosiasi Pekerja-pekerja Pendidikan (sebelumnya mempelopori pendidikan untuk pekerja-pekerja Lingkaran Gallici [the Gallici Circle]) berkembang meniadi The Great Transformation (Transformasi Besar) (1944), sebuah analisis tentang jatuh bangunnya liberalisme ekonomi dan ekonomi dunia mulai dari Ricardo dari Inggris hingga kepada Hiter dari Jerman.

Pada 1917 Polanyi pindah ke Universitas Columbia, hasil dari seminar-seminarnya mengenai studi perbandingan lembaga-lembaga ekonomi diikhtisarkan dalam buku Trade and Market in the Early Empires (1957). Melalui karya ini serta pengaruhnya terhadap para kolaboratonya seperti Paul Bohannas, George Dulton, Marshall Sahlins, A.L. Oppenheirs dan M.I. Finley, pandangan-pandangan Polanyi telah menampakan pengaruh besar terhadap antropologi ekonomi dan sejarah ekonomi dunia kuno.

Keyakinan Polanyi bahwa pada masyarakat pra-kapitalis, ekonomi yang didefinisikan sebagai penyediaan terlembaga kebutuhan-kebutuhan material manusia diselipkan pada hubungan- hubungan sosial yang diatur oleh nilai-nilai selain dari upaya mencari untung mempunyai afinitas yang nyata dengan fungsionalisme Malinowski dan Talcott Parsons. Pandangan-pandangannya menggulirkan perdebatan yang panas namun ber-langsung sebentar antara “kaum Substantias” dan “kaum Formalis” dalam antropologi ekonomi pada 1960-an. Tetapi, mereka juga membantu para antropolog Marxis dalam perjuangan mereka untuk membebaskan diri dari ekonomisme mentah (Godelier 1975). Karyanya kaya akan pandangan-pandangan yang rinci mengenai kerja pusat-pusat uang, perdagangan dan pertukaran dalam ekonomi pra-kapitalis. Tipologinya tentang sistem pertukaran yang mengikuti tipologi Weber (resiprositas, pemilikan rumah, redistribusi, pertukaran pasar) khususnya telah mendorong riset dan kriti- sisme di kalangan sejarawan Mesopotamia kuno (Gledhill dan Larsen 1982).

Bagi Polanyi, masalah pokok bagi masyarakat modern adalah bagaimana menyatukan rencana ekonomi sosialis dengan kebebasan individu (Dumont 1983). Pada masa purna baktinya, ia bekerja untuk mendirikan jurnal Co-Existence sebagai sebuah forum bagi pembahasan interna-sional dan interkultural yang sesungguhnya mengenai persoalan-persoalan seperti itu.

Incoming search terms:

  • pengertian ekonomisme

Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian ekonomisme