Advertisement

MENGENAL KHAS BARET JINGGA TNI-AU – Merupakan pasukan tempur bersifat infanteri dengan format organisasi tempur yang khas bagi kebutuhan matra udara TNI-AU, yang menjadi bagian dari Sistem Senjata Matra Udara TNI-AU.

Khususnya dalam prosedur standar operasi gabungan TNI/ABRI, Pasukan Khas TNI-AU menyediakan: (1) tim-tim Pengendali Tempur (tim Dalpur) untuk memandu operasi udara; (2) unit-unit Jumping Master untuk memimpin dan mengatur penerjunan pasukan para gabungan TNI (yang sebagian besar berasal dari TNI-AD); (3) tim-tim Combat Search and Rescue/SAR (tim SAR Tempur), untuk menyeka an personel TNI yang jatuh ke daerah lawan.

Advertisement

Hari lahir resmi pasukan ini adalah tanggal 17 Oktober, yaitu Hari H “Operasi Kalimantan”, yang merupakan gelar operasi pasukan para pertama dalam sejarah TNI/ABRI. Operasi tersebut dilaksanakan oleh TNI-AU pada tahun 1947 untuk meraih sejumlah sasaran strategis di daerah Kalimantan dalam masa perjuangan kemerdekaan RI.

Dalam riwayatnya, korps ini telah berganti nama berulang kali. Namanya semula adalah Pasukan Pertahanan Pangkalan (PPP), yang di beberapa pangkalan TNI-AU dikenal pula dengan nama berbeda. Pada tahun 1952 dibentuk pasukan yang berkualifikasi para (terjun payung militer) dengan personel yang berasal terutama dari PPP. Pasukan tersebut kemudian disebut Pasukan Gerak Tjepat (PGT), yang di kemudian hari meraih nama besar tersendiri dengan prestasi-prestasi penugasan tempurnya. Kedua pasukan TNI-AU itu, PPP dan PGT, berada di bawah Komando Pertahanan Pangkalan AU (Koppau).

Adanya dua bentuk pasukan dengan dua format dan bentuk organisasi yang perlengkapan maupun persenjataan serta penugasan pokoknya berbeda tersebut dipandang kurang tepat. PPP dan PGT kemudian dilebur menjadi satu dengan nama Komando Pasukan Gerak Tjepat (Kopasgat). Dengan peleburan itu pula dihilangkan dualisme dalam wewenang pembinaan maupun pengendalian operasionalnya. Dengan demikian Korps Pasukan TNI-AU menjadi utuh dan tunggal, dengan jiwa korps tinggi tradisi PGT.

Dalam tahapan awal perkembangannya, pasukan ini lebih mendekati bentuk satuan (batalion) infanteri lintas udara pada umumnya. Kemudian, seiring dengan r rganisasi mutakhir TNI/ABRI tahun 1984- 1985, organisasi Korps pasukan TNI-AU dimantapkan dalam bentuk organisasi dan formatnya kini, dengan perubahan nama menjadi Pasukan Khas TNI-AU (Paskhas TNI-AU atau Paskhasau).

Korps Pasukan TNI-AU telah mengikuti hampir seluruh operasi tempur TNI/ABRI. Dimulai pada jaman gerilya dalam menghadapi PRRI dan Permesta, kemudian operasi di Irian Barat (tahun 1961-1962) yang terutama menempa citra V esprit des corps-nya yang tinggi, hingga operasi Seroja, Timor-Timur.

Tugas pokok Paskhasau, antara lain: (1) membentuk pangkalan depan/aju TNI dalam gelar tempur; dan (2) mengamankan segenap alat utama sistem senjata «NI-AU. Selaras dengan tugas pokoknya tersebut, Paskhasau mempunyai desain dan format pasukan yang berbeda dengan batalion infanteri (pada umumnya) angkatan darat.

Organisasi batalion Paskhas disebut skadron, dengan komandan seorang perwira menengah berpangkat Letnan Kolonel. Satu skadron terdiri atas beberapa flight (setingkat kompi), yang dikomandani oleh seorang Kapten Pasukan. Satu flight terdiri atas beberapa tim (setingkat peleton), sedangkan tim terdiri atas beberapa kelompok (unit tempur setingkat regu dalam batalion infanteri TNI-AD).

Lazimnya para komandan skadron kini adalah lulusan Akabri Udara, yang memilih atau mendapat penugasan di korps pasukan. Selepas Akabri mereka menempuh pendidikan pasukan di lembaga-lembaga pendidikan TNI-AD yang sesuai, dan/atau di Depo Latihan Paskhasau di Lanud Sulaiman, Bandung. Pendidikan bagi bintaranya pun lebih kompleks dari satuan-satuan infanteri lintas udara pada umumnya. Selain disyaratkan mampu bertempur secara infanteri, mereka harus menguasai pula beragam spesialisasi yang dibutuhkan bagi gelar tempur matra udara, misalnya spesialisasi meteo, navigasi udara, komunikasi-elektronika, dsb.

Dalam perkembangannya kini terdapat dua bentuk dan format skadron tempur Paskhas, yaitu (1) Skadron Pertahanan Terpusat (Hanpus); (2) Skadron Pertahanan Pangkalan (Hanlan). Tipe skadron terpusat misalnya Skadron Cakra Bhaskara, yaitu unsur tempur operasional Komando Operasi (I dan II) yang strategis dan taktis. Tipe skadron pertahanan pangkalan misalnya Skadron Brajamusti, yang bertugas pokok mempertahankan dan mengamankan alat-alat utama sistem senjata (matra) udara TNI-AU.

Dalam kedua tipe skadron tersebut terdapat flight- flight Satuan Tempur (Satpur), yang kurang lebih sama bentuk organisasi maupun format dan persenjataannya dengan kompi-kompi infanteri lintas udara pada umumnya. Kedua skadron itu tidak sama persis unsur-unsurnya. Skadron Hanpus lebih ramping formatnya, sedangkan skadron Hanlan memiliki flight-flight yang mampu menyelenggarakan dan menyediakan fasilitas-fasilitas pangkalan udara bagi operasi tempur. Skadron Hanlan juga memiliki unit- unit persenjataan penangkis udara, sedangkan ska- dron-skadron Hanpus tidak.

Dalam desain satuan untuk mengemban tugas pokoknya, terdapat personel-personel dengan spesialisasi khas bagi keperluan operasi udala. Semua personel skadron Paskhasau berkemampuan jurit tempur infanteri, selain berkualifikasi terjun payung (statik) tempur. Dalam tim-tim Pengendali Tempur (Dalpur), misalnya, terdapat spesialis meteo, yang dengan peralatan pengukur cuaca mampu memberi data cuaca di daerah pertempuran/daerah pendaratan/daerah operasi. Para personel Tim Dalpur disyaratkan mampu terjun bebas tipe HALO dan terjun tinggi tipe HAHO.

Kemampuan jurit dasar adalah infanteri dengan persyaratan kualifikasi khusus dasar personel Komando Paskhas, yakni suatu kualifikasi komando yang didesain khusus bagi prajurit pasukan TNI-AU, selaras dengan kebutuhan gelar operasi Sista Udaranya.

Pusat Pasukan Khas TNI-AU. Dengan skadron-skadron operasional yang langsung berada dalam komando dan pengendalian Koops I dan II, Markas Pusat Pasukan Khas TNI-AU yang berada di Bandung terutama bertanggung jawab terhadap pembinaan unit- unit tempur satuan ini. Sebagai unit pelaksana pembinaan utama hagi kemampuan jurit, Markas Pusat Paskhas memiliki Depo Latihan, yang juga berada di Bandung.

Incoming search terms:

  • baret tni au
  • baret orange
  • baret jingga
  • baret paskhas
  • infanteri tni au
  • baret orange tni au
  • mengenal baret tni
  • macam baret tni au
  • baret au
  • arti flight dalam tni au

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • baret tni au
  • baret orange
  • baret jingga
  • baret paskhas
  • infanteri tni au
  • baret orange tni au
  • mengenal baret tni
  • macam baret tni au
  • baret au
  • arti flight dalam tni au