Advertisement

Kota terbesar di negara bagian Northern Territory, Australia. Kota ini menjadi gerbang masuk ke Australia lewat udara serta merupakan pelabuhan utama negara bagian Northern Territory. Jumlah penduduk kota itu pada tahun 1986 sebesar kira-kira 56.500 jiwa.
Kota ini ditata menurut perencanaan yang baik. Jalan rayanya lebar. Jaringan jalan ini menghubungkan beberapa kota penting, antara lain Alice Springs, yang terletak 1.027 kilometer di selatannya. Sebuah bandar udara melayani penerbangan dalam dan luar negeri. Di kota ini juga dibangun basis militer untuk angkatan udara dan darat.

Darwin didirikan tahun 1869 dengan nama Palmerston namun diganti dengan Darwin tahun 1911 sebagai penghormatan terhadap Charles Darwin, ilmuwan Inggris. Suhu udaranya sekitar 28°C.
Gejolak perkembangan kota ini ditandai dengan beberapa peristiwa. Hingga akhir abad ke-19 penduduknya hanya sedikit bahkan sebagian pindah ke pedalaman karena “demam emas”. Dalam Perang Dunia II penduduknya merosot lagi karena kota ini digempur Jepang. Penemuan uranium sebagai sumber daya berharga tahun 1949 merangsang lagi pertumbuhannya. Tahun 1974, topan menghancurkan dua pertiga kota dan menewaskan sejumlah penduduknya. Kerusakan itu kini sudah diperbaiki.

Advertisement

Darwin sudah dikenal dan disinggahi pelaut Ambon dan Bugis sejak abad lalu, hingga sekarang, untuk mencari teripang. Kadang-kadang mereka masuk ke Zona Ekonomi Eksklusif sehingga ditangkap pihak Australia. Dan untuk memperbaiki hubungan itu diadakan lomba layar tahunan Ambon – Darwin.

Advertisement