Advertisement

Ibu kota Kerajaan Melayu pada tahun 1286, yakni ketika Kartanegara, raja Singosari, mengirim patung Amoghapasya sebagai hadiah untuk raja Melayu yang bernama Sri Maharaja Mauliwarmadewa. Hadiah ini dikirimkan karena berhasilnya ekspedisi Kartanegara ke Melayu (dikenal dengan nama Ekspedisi Pamalayu), pada tahun 1275. Patung ini diantarkan oleh 14 orang pengiring dan ikut pula para pembesar Singosari, di antaranya adalah mahamantri Adwayabrahma.

Ekspedisi itu bertujuan memperluas wilayah kekuasaan Singosari ke luar Jawa dan sekaligus mempertahankan diri dari serbuan kerajaan luar, khususnya bahaya ekspansi kekuasaan Mongol yang semakin meningkat di Asia Tenggara sejak tahun 1280-an. Hal ini disebabkan karena mulai tahun 1281 tentera Mongol sudah menyerbu Campa dan kemudian Pagan, mengirimkan utusan ke Singosari lima kali berturut-turut, yakni pada tahun 1280, 1281, 1286, 1289, dan terakhir tahun 1293. Armada Mongol yang terakhir ini bertujuan menghukum Kartanegara yang membangkang dan menghina utusan Kublai Khan pada tahun sebelumnya. Dengan demikian ekspedisi ke Melayu yang telah dipengaruhi oleh kekuasaan Mongol itu merupakan perjanjian persahabatan antara Kerajaan Singosari dan Kerajaan Melayu untuk membentuk benteng pertahanan bersama menghadapi Mongol.

Advertisement

Dharmasyraya ini terletak di sekitar daerah hulu Sungai Batanghari, dekat perbatasan Propinsi Jambi dan Sumatra Barat sekarang. Pada akhir abad ke-14, Dharmasyraya, bersama-sama dengan Palembang dan

Minangkabau, disebut sebagai negara/kerajaan oleh berita Cina. Pada tahun 1371, seorang raja Dharmasyraya mengirim utusan ke Cina dengan membawa beruang, merak, burung bayan, dan sepucuk surat yang ditulis di atas lembaran emas. Kerajaan ini menganut kepercayaan Budha Tantrayana (abad ke-12 sampai 14) dan terakhir pusatnya dipindahkan ke Pagaruyung oleh pendiri Kerajaan Minangkabau, Adityawarman (1347-1371). Dalam kronik Ming, masih disebutkan bahwa setelah tahun 1376 raja Dharmasyraya masih membawa upeti, antara lain berupa burung kasuari, kera putih, dan penyu. Utusan memohon agar kaisar memberikan surat pengakuan kepadanya.

Advertisement