Advertisement

MENGENAL KUTI – Salah seorang pemimpin komplotan pembe­rontak di Kerajaan Majapahit. Tokoh pemberontak di antaranya Semi, Pangsa, Tuju, Banyak, dan fanca. Mereka mengadakan pembero’sitakan untuk membunuh Sang Raja Jayanegara. Dalam pembe­rontakan itu Kuti bertindak sebagai kepala komplot­an. Ia menyerang Sri Jayanegara, tetapi serangan itu tidak berhasil. Pada malam harinya, Jayanegara meninggalkan Kerajaan Majapahit menuju Badander, diiringi 15 orang pengawal atau bhayangkara. Pada waktu itu, yang mendapat giliran berjaga ialah Bekel Gajah Mada dengan 15 bawahannya. Cukup lama me­reka tinggal di tempat pengungsian di rumah kepala desa Badander. Di tempat pengungsian, salah seorang pengalasan atau abdi dalem minta izin untuk kembali ke Majapahit. Permintaan itu ditolak oleh Gajah Ma­da, karena ia takut abdi dalem tersebut akan membe- ritahu Kuti tempat pengungsian raja di Badander. Ka­rena ia memaksa untuk tetap berangkat, ia segera dibunuh oleh Gajah Mada.

Lima hari sesudah peristiwa tersebut, Gajah Mada minta izin pada raja untuk berangkat sendiri ke Maja­pahit. Sesampainya di kota, ia mengunjungi wali kota Majapahit secara diam-diam. Dalam wawancara de­ngan wali kota, antara lain, dipersoalkan keselamatan sang raja. Untuk mengetahui sikap sebenarnya para pembesar dan warga kota, Gajah Mada mengatakan bahwa Sang Raja Jayanegara telah mati terbunuh oleh pengikut Kuti. Mendengar berita itu semua yang hadir menangis. Gajah Mada menyuruh diam dan mengata­kan, “Bukankah kamu sekalian ingin mengabdi kepa­da Kuti?” Mereka menjawab bahwa Kuti bukan tuan mereka. Mendengar jawaban itu, Gajah Mada dapat mengetahui bahwa para pembesar dan warga kota Majapahit tidak suka pada Kuti, dan masih menaruh cinta pada Raja Jayanegara.

Advertisement

Untuk membuktikan kesetiaan para pembesar dan warga kota Majapahit. Gajah Mada meminta kesang­gupan para menteri dan rakyat Majapahit untuk me­numpas Kuti. Agar para pembesar dan rakyat Majapa­hit tenteram, pada saat itu juga Gajah Mada memberitahukan bahwa Sang Raja Jayanegara masih hidup.

Berkat kerja sama antara Gajah Mada dan seluruh warga Majapahit dan pembesarnya, pemberontakan Kuti dapat ditumpas pada tahun 1319 itu. Atas jasa­nya, Gajah Mada diangkat menjadi Patih Daha dan Jenggala. Menurut Pararaton. dalam pemberontakan itu Mahapatih ikut terbunuh karena dituduh meng­hasut dan mengadu domba pengikut raja dan para komplotan pemberontak.

Incoming search terms:

  • pengertian pemberontakan kuti
  • pemberontakan kuti
  • Tempat pengungsian jaya negara akibat pemberontakan kuti
  • apa itu pemberontakan kuti
  • pembrontakan kuti
  • arti istilah pemberontakan kuti
  • akibat pemberontakan kuti
  • apa yang di maksud dengan pemberontakan kuti
  • Pemberontakan kutih
  • apa yang dimaksut dengan pemberontakan k

Advertisement
Filed under : Bikers Pintar, tags:

Incoming search terms:

  • pengertian pemberontakan kuti
  • pemberontakan kuti
  • Tempat pengungsian jaya negara akibat pemberontakan kuti
  • apa itu pemberontakan kuti
  • pembrontakan kuti
  • arti istilah pemberontakan kuti
  • akibat pemberontakan kuti
  • apa yang di maksud dengan pemberontakan kuti
  • Pemberontakan kutih
  • apa yang dimaksut dengan pemberontakan k