Advertisement

MENGENAL LINUS CARL PAULING – Kimiawan, fisikawan, pemenang Hadiah Nobel kelahiran Portland, Oregon, Amerika Serikat, yang sering menimbulkan kontroversi. Pada tahun 1922 ia mengajar di Institut Teknologi Kalifornia sambil mempersiapkan disertasi doktornya, yang diraihnya pada tahun 1925. Selanjutnya ia memperdalam pengetahuannya dengan belajar di Zurich, Kopenhagen, dan Miinchen. Pada tahun 1931 ia diangkat menjadi guru besar penuh dan menjadi kepala bagian kimia dan kimia teknik di institut itu.

Karya pertamanya adalah mengenai ukuran molekul dan jarak antaratom yang ditentukan dengan teknik difraksi sinar-X. Selanjutnya ia berkecimpung jalar berbagai penerapan asas dan metode fisika ke jalam masalah-masalah kimia. Ia juga berkecimpung dalam bidang antara kimia fisika dan ilmu kedokteran, misalnya mengenai protein, butir darah merah, dan penyabit jiwa. Bersama Beadle (pemenang Hadiah Nobel 1958 untuk ilmu kedokteran) ia meneliti arsitektur molekul gen, benda yang menentukan kebakaan. Di antara banyak bukunya, tiga buku berikut mencerminkan ragam perhatian Pauling:

Advertisement

Bond (1939), No More War (1958), dan Vitamin C and the Common Cold (1970). Pauling merupakan orang kedua yang dianugerahi dua Hadiah Nobel (orang pertama adalah Marie Curie). Hadiah Nobel 1954 dalam bidang kimia dianuge- rahka. karena jasanya dalam penelitian mengenai ikatan kimia. Hadiah Nobel 1962 untuk Perdamaian dianugerahkan karena tak henti-hentinya Pauling menentang segala bentuk peperangan dalam menyelesaikan konflik internasional. Setelah mendapat Hadiah Nobel kedua, Pauling dengan gigih mempropagandakan manfaat vitamin C dosis tinggi untuk mengobati influenza. Tetapi tidak semua dokter setuju dengan pendapat ini.

Advertisement