Advertisement

Duke ke-7, ilmuwan fisika Perancis yang mengembangkan teori kuantum dan menemukan gelombang elektron. Ia menerima Hadiah Nobel Fisika tahun 1929 dan Hadiah Kalinga dari UNESCO tahun 1952.

De Broglie lahir di Dieppe, Perancis. Keluarganya menduduki tempat penting di bidang sipil atau militer dalam pemerintahan selama ratusan tahun. Tahun 1789, karena jasa-jasanya dalam Perang Tujuh Tahun (1756-1763), Victor-Francois de Broglie, Duke ke-2, diberi gelar Pangeran oleh Kaisar Francis dari Austria. Oleh karena itu, selain seorang Duke (Perancis) Louis Victor juga seorang Pangeran (Austria). Gelar Duke itu ia terima setelah Maurice, saudara tertuanya, yang juga ahli fisika eksperimental, meninggal tanpa anak tahun 1960.

Advertisement

Louis belajar ilmu fisika teoretis di Sorbonne. Sewaktu Perang Dunia I pecah, studinya terputus dan baru pada tahun 1924 ia meraih gelar doktor. Tesis Broglie mempertahankan teorinya “bahwa partikel, seperti elektron, mempunyai perilaku gelombang”. Teori ini menjadi dasar bidang baru dalam ilmu fisika, yaitu mekanika kuantum.
Selain menjadi profesor, De Broglie menjadi sekretaris tetap pada Akademi Ilmu Pengetahuan Perancis. Jabatan ini’dipegangnya sampai ia meninggal dunia, pada usia 92 tahun.

Advertisement