Advertisement

Ahli fisika Skotlandia yang terutama berkarya dalam teori elektromagnetik dan teori kinetik gas. Di samping itu ia berminat besar dan menghasilkan beberapa karya, antara lain dalam masalah warna. Karyanya mendorong penemuan radio dan televisi (Guglielmo Marconi dan Heinrich Hertz), juga teori relativitas (Einstein).

Maxwell lahir di Edinburgh, Skotlandia dan belajar di Universitas Cambridge, kemudian bekerja di Kolese Trinitas. Puncak kariernya adalah ketika ia kembali ke Cambridge untuk mendirikan Laboratorium Cavendish.

Advertisement

Dalam teori kinetik gas,

Maxwell sesungguhnya meneruskan penguraian hubungan antara suhu dan gerakan molekul gas yang pernah dilakukan oleh Rudolf Clausius. Maxwell mempercanggihnya dengan memperhitungkan sebaran kecepatan molekul gas. Kurva distribusi yang dihasilkan berbentuk genta. Ia berhasil menghubungkan kekentalan, laju difusi, serta hantaran kalor oleh gas dengan jarak bebas rata-rata molekul gas. Karyanya ini memungkinkan penghitungan ukuran atom dan molekul secara tepat, walaupun peralatan canggih belum dikenal dalam abad ke-19 itu. Maxwell membuktikan bahwa hukum kedua termodinamika adalah suatu hukum statistik, yang tak akan berhasil bila diterapkan untuk satu atau sedikit molekul.

Dalam teori elektromagnetik, Maxwell merangkum karya kelistrikan Michael Faraday, Charles Augustin de Coulomb, dan Andre Marie Ampere dengan meneruskan perhitungan yang dirintis oleh William Thomson (Lord Kelvin). Pada akhirnya Maxwell berhasil menyusun seperangkat persamaan diferensial sebagai dasar bagi semua teori elektromagnet, meskipun masih mengandaikan bahwa medium terdiri atas bahan padat yang elastis. Belakangan pengandaian itu dibuktikan sebagai tidak perlu untuk cahaya yang digambarkan sebagai medan listrik dan medan magnet bolak-balik yang merambat lewat ruang dengan kecepatan tinggi.

Advertisement