Advertisement

Ahli kimia Rusia dan penyusun pertama Daftar Berkala Unsur-unsur Kimia (1869), yang sampai sekarang berperanan paling penting dalam ilmu kimia.

Mendeleyev menjadi yatim ketika berusia 14 tahun. Oleh ibunya ia dibawa ke Moskwa dan Leningrad (waktu itu St. Petersburg) untuk memperoleh pendidikan bermutu. Ia lulus dari Institut Pedagogi (1855), lalu memperoleh gelar master (1856) dan doktor (1865) dari Universitas St. Petersburg. Ia menjadi gurubesar kimia umum pada universitas itu (18671890).

Advertisement

Ketika muiai mengajar, timbul keinginan Mendeleyev untuk memajukan kimia anorganik agar sejajar dengan kimia organik yang berkembang pesat berkat teori ikatan kimia. Langkah pertama dalam usahanya itu adalah membenahi bobot atom unsur-unsur dalam suatu urutan. Ketika itu keberkalaan (munculnya berulang-ulang sifat yang mirip bila unsur-unsur diurutkan) sudah dikenal. Ia menyusun unsur dalam baris dan kolom, sambil tak segan mengosongkan suatu kotak bila memang unsur yang tepat belum dikenal orang. Setelah sifat beberapa unsur yang ditemukan kemudian ternyata sangat mirip dengan ramalan Mendeleyev (misalnya galium, skandium, dan germanium), daftar susunan Mendeleyev itu diterima banyak orang.

Ketika gas mulia helium dan argon ditemukan (dasawarsa 1890), orang merasa perlu satu kolom baru dan meramalkan ada dua atau tiga gas mulia lagi. Akhirnya William Ramsay menemukan kripton, neon, dan xenon.

Daftar Berkala karya Mendeleyev ini memandu banyak penemuan dalam kimia dan fisika nuklir. Di pihak lain, teori atom Bohr (perbaikan dari model

Rutherford) menyempurnakan daftar ini, yang sampai sekarang merupakan pengaturan dasar bahan perkuliahan kimia umum.

Advertisement