Advertisement

MENGENAL MESMER DAN CHARCOT – Selama abad ke-18 banyak orang di Eropa Barat mengalami kondisi histerikal; mereka menderita cacat fisik, seperti buta atau lumpuh, tanpa ditemukan penyebab fisik apapun. Franz Anton Mesmer (1743-1815) seorang dokter berkebangsaan Austria yang berpraktik di Wina dan Paris pada akhir abad ke-18, yakin bahwa gangguan histerikal disebabkan oleh distribusi tertentu dari suatu cairan magnetik universal dalam tubuh. Lebih jauh lagi dia merasa bahwa seseorang dapat memengaruhi cairan orang lain untuk mengubah perilaku orang tersebut. Mesmer melakukan pertemuan yang dilingkup misteri dan mistik, di mana pasienduduk mengelilingi tong tertutup, dengan tongkat besi menjulur ke luar melalui penutup dari botol-botol yang diletakkan di bawah yang berisi berbagai bahan kimia. Mesmer masuk ke ruangan, mengambil berbagai tongkat dari tong, dan menyentuh bagian-bagian yang cacat pada tubuh pasiennya. Tongkat tersebut diyakini memindahkan magnetisme hewan dan menyeimbangkan distribusi cairan magnetik universal sehingga menghilangkan gangguan histerikal. Apa pun pendapat kita tentang penjelasan dan prosedur teoretikal yang di masa kini pantas dipertanyakan, Mesmer telah membantu banyak orang mengatasi masalah histerikalnya.

Walaupun Mesmer dianggap sebagai dukun oleh para dokter masa itu, studi hipnosis secara bertahap semakin dihargai. Seorang neurolog besar dari Paris, Jean Martin Charcot (1825- 1893), juga mempelajari kondisi histerikal, termasuk anestesia (hilangnya kemampuan pengindraan), kelumpuhan, kebutaan, tuli, serangan kejang, dan kesenjangan dalam memori. Charcot pada awalnya mendukung sudut pandang somatogenik. Suatu hari, beberapa mahasiswanya dalam proyeknya menghipnotis seorang wanita normal dan mensugestikan beberapa simtom histerikal tertentu. Charcot tertipu dan percaya bahwa wanita tersebut benar-benar pasien histerikal. Ketika para mahasiswanya menunjukkan bagaimana mereka dengan mudah menghilangkan simtom tersebut dengan menyadarkan wanita itu, Charcot mengubah pendapatnya tentang histeria dan tertarik dengan interpretasi nonfisiologis terhadap fenomena yang sangat membingungkan tersebut.

Filed under : Bikers Pintar,