Advertisement

MENGENAL PAULUS VI (1897-1978) – Menduduki takhta kepausan tahun 1963-1978 menggantikan V hannes XXIII. Sebelum itu, ia bernama Giovann- Battista Montini. Di masa peme-rintahannya, ia melanjutkan Konsili Vatikan 11 (1962-1965) yang sudah dimulai oleh paus sebelumnya.

Ketika mulai duduk di takhta Petrus, muncul kecenderungan kuat untuk melakukan aggior- namento, yaitu pendekatan kepada agama lain terutama dengan sempalan agama Katolik yang muncul akibat perpecahan gereja. Berkaitan dengan itu, Gereja Katolik secara drastis merevisi kembali undang-undang perkawinan gereja antaranggota umatnya, serta antara pasangan Katolik dan non-Katolik.

Advertisement

Selain menyelesaikan Konsili Vatikan II serta mengadakan pembaharuan di dalam Gereja, Paus Paulus VI juga mengeluarkan sejumlah ensiklik, yaitu flumanae Vitae, Sacerdotalis Caelibatus, Ecclesiam Suani, dan Populorum Progressio.   Perdebatan mengenai masalah ini hampir menimbulkan skisma (perpecahan), juga membuat orang mempertanyakan kembali infallibilitas papae (Icetidaksesatan paus) di bidang iman dan kesusilaan, pada kenyataannya, banyak uskup yang membiarkan umatnya memakai alat KB.

Advertisement