Advertisement

Setelah pohon ditebang, tukang pembuat jukung lalu mengukur bagian yang akan digunakan untuk membuat bakal jukung. Sesudah dipotong, kulit pohon dibuang juga dengan lainnya yang tidak berguna. Selanjutnya tukang akan membuang bagian permukaan pada sisi atas yang pada kedua ujungnya agak melengkung. Ini merupakan lA dari keseluruhan potongan batang pohon tadi. Dengan menggunakan arang, tukang lalu membuat garis permukaan bakal jukung dan kini batang kayu itu sudah siap untuk dikerok.

Langkah berikutnya adalah membuat bentuk luar dan setelah pekerjaan ini selesai, bakal jukung ini siap dibawa ke sungai terdekat dengan menggunakan rel dari kayu. Rel ini lebarnya 1,5 m.

Advertisement

Pembuatan Perahu di Manusop dan Sungai Dusun

Pekerjaan menghaluskan dilakukan di kedua desa ini. Pekerjaan utama adalah membuat bakal jukung cukup tebal dan juga cukup tipis untuk dibuka dengan api sehingga menjadi bangun jukung. Bagian luar dikerjakan terlebih dahulu baru kemudian bagian dalam. Selanjutnya pada beberapa tempat dibuat lubang, dan pada lubang ini dipasang pasak. Lubang ini gunanya untuk mengetahui dengan pasti ketebalan bakal jukung yang akan diproses lebih lanjut.

Mamaru: Proses Membuka Bakal Jukung dengan Api

Dalam proses membuka bakal jukung dengan api, bakal jukung diisi dengan air, sedangkan sepanjang bagian bawahnya dibuatkan api. Bakal jukung itu kemudian dibalik sehingga alasnya menghadap ke atas. Dengan cara ini seluruh rongga bakal jukung dipenuhi dengan asap dan uap panas. Pekerjaan mamaru ini berkisar antara 2-3 jam tergantung dari besar kecilnya bakal jukung itu.

Kini bakal jukung itu dibalik lagi dengan salah satu sisinya ke arah api. Dengan menggunakan takik dan papan kayu, pembukaan dilakukan dengan hatihati dan sedikit demi sedikit. Akhirnya bakal jukung ini terbuka cukup lebar dan sudah terlihat menyerupai perahu.

Advertisement